POLISI DI LOMBOK TEWAS

4 Tersangka Baru Terlibat Pembunuhan Brigadir Esco, Ternyata Keluarga Briptu Rizka

Kasi Humas Polres Lombok Barat, Iptu Amiruddin, mengonfirmasi penetapan empat tersangka baru tersebut.

Editor: Khistian Tauqid
Dok.Istimewa
PEMBUNUHAN BRIGADIR ESCO - Kolase foto Almarhum Brigadir Esco Faska Rely (kanan) dan sang istri Briptu Rizka Sintiani (kiri) yang kini ditetapkan sebagai tersangka dugaan pembunuhan suaminya. Polda NTB dan Polres Lombok Barat menetapkan empat tersangka baru dalam kasus pembunuhan anggota Polsek Sekotong Brigadir Esco Fasca Rely. 

TRIBUNBATAM.id - Polda NTB dan Polres Lombok Barat menetapkan empat tersangka baru dalam kasus pembunuhan anggota Polsek Sekotong Brigadir Esco Fasca Rely.

Khusus untuk tersangka utama adalah istri Brigadir Esco, yakni Briptu Rizka Sintiani.

Briptu Rizka ditetapkan menjadi tersangka lebih dulu setelah jenazah Brigadir Esco ditemukan di kebun belakang rumahnya Dusun Nyiur Lembang Dalem, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Minggu (24/8/2025) sekitar pukul 11.30 WITA.

Jenazah Brigadir Esco dalam keadaan membusuk dan kondisi leher terikat tali seolah mengakhiri hidup.

Setelah Polda NTB dan Polres Lombok Barat melakukan rekonstruksi serta penyidikan lebih lanjut, terungkaplah empat tersangka baru dalam kasus pembunuhan Brigadir Esco.

Keempat tersangka baru ternyata orang-orang dekat Brigadir Esco.

Mulai dari Nuraini alias ibunda Brigadir Rizka, Amaq Siun yang juga ayah Brigadir Rizka, Dani Rifkan yang merupakan adik Briptu Rizka, dan Paozi, teman dekat Brigadir Esco.

Kasi Humas Polres Lombok Barat, Iptu Amiruddin, mengonfirmasi penetapan empat tersangka baru tersebut.

“Usai gelar perkara ini, kami tetapkan 4 tersangka baru dari kematian Brigadir Esco, diantaranya inisal S, P, D, dan N,” ucap Amiruddin.

INTEL POLISI TEWAS - Jenazah Brigadir Esco warga Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat ditemukan warga di bawah pohon dengan leher terjerat tali, Senin (25/8/2025). Putri sulung Brigadir Esco tertekan imbas kematian ayahnya, kata-katanya bikin pilu.
INTEL POLISI TEWAS - Jenazah Brigadir Esco warga Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat ditemukan warga di bawah pohon dengan leher terjerat tali, Senin (25/8/2025). Putri sulung Brigadir Esco tertekan imbas kematian ayahnya, kata-katanya bikin pilu. (Istimewa/TribunLombok.com)

Baca juga: Motif Briptu Rizka Bunuh Suaminya Brigadir Esco Dirahasiakan Polisi, Keluarga Korban Kecewa

Keluarga Korban Yakin Masih Ada Tersangka Lain

Ayah Brigadir Esco, Samsul Herawadi, menyampaikan, pihaknya lega polisi menetapkan tersangka baru. 

Meski demikian, dia masih yakin adanya keterlibatan orang lain yang belum diungkap.

"Dalam hal ini belum merasa puas karena adanya oknum (polisi) yang disebut-sebut oleh saksi yang sekarang menjadi tersangka," jelas Samsul.

Dia menduga adanya keterlibatan oknum kepolisian dalam kasus kematian anak pertamanya itu. 

Anggota Pol PP Lombok Tengah ini yakin empat orang tersangka tersebut tahu akan terjadinya pembunuhan. 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved