2 Kasus Mobil MBG Kecelakaan di Jakarta dan Pekalongan, Paling Parah Tabrak 20 Siswa
mobil MBG tersebut terbalik di jalan raya Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) ternyata terjadi di beberapa daerah di Indonesia yaitu Jakarta dan Pekalongan hanya dalam kurun waktu dua hari.
Khusus untuk kecelakaan mobil MBG di Jakarta menjadi yang paling parah karena manabrak 21 siswa dan guru SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.
Insiden tersebut terjadi ketika murid-murid sedang kegiatan literasi pagi, pada Kamis (11/12/2025).
Sedangkan kecelakaan mobil MBG yang terbaru terjadi di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Jumat (12/12/2025).
Mobil MBG yang seharusnya mengantarkan ratusan porsi makanan untuk anak-anak TK, SD, dan penerima Posyandu di Kabupaten Pekalongan batal disalurkan.
Tak disangka, mobil MBG tersebut terbalik di jalan raya Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Ipung Sunaryo, mengonfirmasi insiden kecelakaan mobil MBG itu.
"Informasi dari koordinator BGN (Badan Gizi Nasional), memang benar ada kecelakaan mobil SPPG. Mobil tersebut akan menuju ke TK NU Pakisputih dan satuan pendidikan lainnya," ujarnya.
Selain itu, Ipung juga menjelaskan bahwa seluruh makanan yang dibawa tidak dapat didistribusikan karena sudah tidak layak.
"Kondisi makanan sudah tidak layak lagi. Jadi, tidak ada penggantian makanan pada hari ini," jelasnya.
Tercatat, delapan titik terdampak tidak menerima jatah makanan. Seharusnya, total 569 porsi kecil, 388 porsi besar, dan 18 porsi sampel dikirimkan ke lokasi-lokasi berikut:
- TK NU Muslimat Pakisputih (82 porsi kecil, 2 sampel)
- TK Pertiwi Tosoran (52 porsi kecil, 2 sampel)
- SDN Tosoran (68 porsi kecil, 81 porsi besar, 2 sampel)
- TK NU Muslimat Langkap (50 porsi kecil, 2 sampel)
- SDN 01 Langkap (95 porsi kecil, 116 porsi besar, 2 sampel)
- SDN 02 Langkap (71 porsi kecil, 65 porsi besar, 2 sampel)
- Posyandu Pakisputih (104 porsi kecil, 126 porsi besar, 2 sampel)
- TK Pertiwi Langkap (47 porsi kecil, 2 sampel)
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi perhatian serius.
"Kejadian ini untuk evaluasi kita. Segera kami koordinasikan dengan Korwil BGN untuk penertiban di tiap SPPG agar mematuhi setiap SOP yang ada," tegasnya.
Pihaknya memastikan, langkah evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa, serta menjamin kelancaran layanan MBG ke depan, terutama bagi anak-anak dan warga penerima manfaat.
Baca juga: Alibi Sopir Mobil MBG Tabrak 20 Siswa SDN Kalibaru 01, Ngaku Tidak Buru-buru
Sopir Tidak Punya SIM
| Warga Limbung di Lingga Keluhkan Pembayaran Lahan Sawit PT CSA Belum Tuntas |
|
|---|
| Massa Driver Online Batam Kecewa Tak Bisa Bertemu Gubernur Kepri Saat Aksi Damai di Dompak |
|
|---|
| Pemkab Lingga Gandeng PT Kebula Raya Bestari Kembangkan Kawasan Rumput Laut |
|
|---|
| Demo Driver Online Batam Depan Kantor Gubernur Kepri, Massa Minta Tindak Tegas Aplikator Nakal |
|
|---|
| Demam Berdarah di Lingga Kian Mengkhawatirkan, Januari Hingga Mei 2026 Tembus 72 Kasus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Polisi-melakukan-olah-TKP-di-halaman-SDN-Kalibaru-01-Pagi.jpg)