Kamis, 21 Mei 2026

Lirik Lagu Rukun Sama Teman, Wajib Dinyanyikan saat Upacara Bendera

Lirik lagu Rukun Sama Teman karya Prof Abdul Muti, wajib dinyanyikan saat upacara bendera hari Senin

Tayang:
(KOMPAS.com/Egadia Birru)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu'ti 

Rukun sama teman

Banyak kawan kita tenang

Banyak sahabat kita hebat

Mari bergandeng tangan

Rukun sama teman

Rukun sama teman

Makna Lagu Rukun Sama Teman

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mengampanyekan pentingnya membangun karakter positif di lingkungan sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkenalkan lagu “Rukun Sama Teman”, sebuah lagu sederhana namun penuh pesan tentang persahabatan, toleransi, dan saling menghargai di antara peserta didik.

Lagu “Rukun Sama Teman” dibawakan oleh dua penyanyi cilik, Quinn Salman dan Prince Poetiray, yang sebelumnya juga dikenal melalui lagu “Selalu Ada di Nadimu.” Keduanya menyuarakan pesan mengenai pentingnya menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman.

Lagu ini berisi ajakan untuk menjalin pertemanan yang baik, saling menghargai satu sama lain, serta membangun rasa aman di lingkungan sekolah. Yang membuatnya semakin istimewa, lagu tersebut merupakan karya khusus dari Mendikdasmen, Abdul Mu’ti.

“Semoga lagu ini dapat menemani kegiatan belajar anak serta membantu orang tua dan guru menanamkan nilai karakter dalam keseharian,” harap Kemendikdasmen dikutip Selasa (13/1/2026)

Makna yang terkandung dalam lagu ini menonjolkan nilai kebersamaan, sikap saling menghargai, dan kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sejak bait awal, lagu tersebut menekankan bahwa setiap individu adalah ciptaan Tuhan dengan keunikan masing-masing, baik dalam penampilan maupun kemampuan.

Perbedaan itu digambarkan sebagai hal yang wajar dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan, sekaligus menjadi landasan untuk saling memahami.

Lagu ini mengingatkan pendengarnya bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk merasa lebih hebat atau meremehkan sesama, tetapi menjadi peluang untuk menumbuhkan sikap saling menghormati.

Lirik yang menyatakan bahwa tidak ada manfaat dari permusuhan menegaskan sikap anti konflik dalam lagu ini. Pesannya jelas pertengkaran tidak menyelesaikan masalah, justru merusak hubungan dan menguras energi. Karena itu, lagu ini mengingatkan pendengar bahwa memilih perdamaian adalah langkah terbaik.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved