Minggu, 12 April 2026

PERANG AMERIKA VS IRAN

Perang Amerika vs Iran Bisa Berlangsung 4 Minggu, Donald Trump Ditentang AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, operasi militer di Iran bisa berlangsung selama empat minggu. Ditentang di dalam negeri

YouTube The White House
PERANG AS VS IRAN - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, operasi militer di Iran bisa berlangsung selama empat minggu.   

TRIBUNBATAM.id - Berapa lama perkiraan perang Amerika Serikat vs Iran berlangsung?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, operasi militer di Iran bisa berlangsung selama empat minggu.  

"Prosesnya selalu memakan waktu empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu," katanya kepada surat kabar Inggris Daily Mail, dalam wawancara terbaru, Minggu (1/3/2026).

"Sekuat apa pun Iran, ini adalah negara yang besar, akan membutuhkan waktu empat minggu atau kurang," sambungnya. 

Serangan gabungan AS dan Israel sendiri sebelumnya telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya.

Pasukan Iran telah merespons dengan rudal dan drone yang menghantam pangkalan militer AS, serta target lain di seluruh Timur Tengah. Trump pun mendesak Iran untuk segera menghentikan serangannya.

"Sekali lagi saya mendesak Garda Revolusi, militer dan polisi Iran untuk meletakkan senjata," ujarnya, dikutip dari AFP. "Ini akan menjadi kematian yang pasti. Ini tidak akan menyenangkan," sambungnya.

Langkah Trump serang Iran mendapatkan tentangan di dalam negeri.

 Sebagian besar rakyat Amerika Serikat (AS) kontra dengan serangan militer yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Meski Presiden AS Donald Trump menyebut operasi ini sebagai kemenangan besar melawan "kejahatan", mayoritas rakyatnya menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap eskalasi militer tersebut.

Hasil jejak pendapat terbaru yang dirilis oleh Reuters/Ipsos, hari ini, Minggu (1/3/2026), waktu setempat, menunjukkan bahwa publik Amerika sangat khawatir melihat kecenderungan Trump menggunakan kekuatan militer.

Berdasarkan survei yang melibatkan 1.282 orang dewasa di seluruh penjuru AS, hanya sebagian kecil warga yang mendukung operasi gabungan AS-Israel tersebut. 

Kategori Respons serangan AS terhadap Iran:

Setuju: 27 persen
Tidak Setuju: 43 persen
Ragu-ragu atau tidak yakin:: 29 persen

Data tersebut menegaskan bahwa meski 90 persen responden telah mendengar berita mengenai serangan yang menewaskan Khamenei, namun dukungan publik tetap rendah.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved