PERANG AMERIKA VS IRAN
Balas AS-Israel Lebih Keras, Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru Gantikan sang Ayah
Pemilihan Mojtaba sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menjadi momen bersejarah sekaligus kontroversial.
TRIBUNBATAM.id - Iran gantian melancarkan serangan bertubi-tubi ke wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.
Aksi tersebut menjadi aksi balasan setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei gugur terkena serangan udara AS-Israel pada Sabtu 28 Februari 2026 lalu.
Bukan cuma Khamenei saja, beberapa anggota keluarga dekatnya seperti anak, menantu, dan cucunya turut menjadi korban tewas atas serangan gabungan itu.
Iran akhirnya resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.
Majelis Pakar Iran yang memiliki kewenangan langsung memilih Mojtaba sebagai Pemimpin Tertinggi pada 8 Maret 2026.
Dilansir dari The Guardia, pemilihan Mojtaba sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menjadi momen bersejarah sekaligus kontroversial.
Pasalnya, kekuasaan tertinggi negara yang berpindah dari ayah kepada anak, baru pertama kali terjadi sejak Revolusi Iran 1979.
Pengamat lantas menilai bahwa pergantian kepempimpinan Iran dalam satu anggota keluarga akan mengakibatkan sentimen balas dendam pada AS-Israel.
Apalagi militer Iran, terutama Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), langsung menyatakan kesetiaan kepada Mojtaba.
Sebagai tulang punggung kekuatan militer, intelijen dan keamanan politik Iran, dukungan dari IRGC terhadap Mojtaba sangatlah penting.
Meski demikian, pengamat menyebut hubungan Mojtaba dengan IRGC sebenarnya sudah terjalin sejak lama.
Terlepas dari wafatnya Khamenei, Mojtaba mempunyai jaringan kuat dengan IRGC.
Baca juga: Ayatollah Mojtaba Khamenei Pemimpin Baru Iran, Langsung Luncurkan Rudal ke Israel
Tak dapat dipungkiri bahwa Mojtaba jarang tampil di ruang publik.
Namun, IRGC menganggap Mojtaba sebagai tokoh penting dalam kekuasaan Iran.
Ia bekerja di kantor pemimpin tertinggi dan berperan sebagai penghubung antara ulama, elite politik, serta aparat keamanan negara.
| Trump Umumkan Gencatan Senjata Secara Sepihak, Iran Tetap Skeptis dan Berikan Syarat |
|
|---|
| Militer Amerika Sergap Kapal Tanker Iran, Perundingan Damai Terancam Batal |
|
|---|
| Dua Kapal Pertamina Belum Lolos Selat Hormuz |
|
|---|
| Kapal Perang Amerika Terdeteksi di Selat Malaka, Buru Semua Kapal Iran di Seluruh Dunia |
|
|---|
| Punya Dana 100 Miliar Dolar, Iran Minta Syarat Cairkan Aset yang Dibekukan untuk Gencatan Senjata? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Gambar-Mojtaba-Khamenei-putra-mendiang-Pemimpin-Tertinggi-Iran.jpg)