PERANG AMERIKA VS IRAN
Isi Pembicaraan AS dan Iran yang Berakhir Deadlock, Negosiasi Diperpanjang 1 Hari
Vance bahkan mengatakan tim negosiasinya meninggalkan Pakistan setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Iran.
TRIBUNBATAM.id - Selama 21 jam, Amerika Serikat (AS) dan Iran terlibat negosiasi untuk menentukan gencatan senjata.
Gencatan senjata itu dilakukan karena perang AS-Israel melawan Iran berdampak secara global.
Apalagi Iran mengambil langkah untuk menutup Selat Hormuz yang merupakan salah satu titik rawan strategis terpenting di dunia.
Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan minyak melalui jalur laut untuk Eropa dan Asia.
Oleh karena itu, banyak negara-negara Eropa dan Asia hendak menjadi penengah atau mediator gencatan senjata AS-Israen dan Iran.
Khusus gencatan senjata kali ini digelar di Hotel Serena di Islamabad, Pakistan.
Meski demikian, ternyata negosiasi Iran dengan AS berjalan buntu alias deadlock tanpa kesepakatan.
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance yang memimpin delegasi AS mengonfirmasi hal tersebut.
Vance bahkan mengatakan tim negosiasinya meninggalkan Pakistan setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Iran.
Ia menyebut Iran memilih untuk tidak menerima persyaratan Amerika, termasuk untuk tidak membangun senjata nuklir.
Maka dari itu, Vance beranggapan banyak kekurangan dalam perundingan tersebut.
"Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan dan saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat," kata Vance dikutip dari Reuters, Minggu (12/4/2026) pagi.
"Jadi kita kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan. Kita telah menjelaskan dengan sangat jelas apa batasan kita."
Vance mengatakan bahwa ia berbicara dengan Presiden AS Donald Trump sebanyak enam kali selama pembicaraan tersebut.
Baca juga: Perundingan Amerika dan Iran Deadlock, Donald Trump Santai Nonton UFC
Apa isi pembicaraan?
| Kapal Iran Angkut Minyah Mentah Rp 3,8 Triliun Lolos Blokade Amerika, Berlayar Menuju Kepri |
|
|---|
| Trump Umumkan Gencatan Senjata Secara Sepihak, Iran Tetap Skeptis dan Berikan Syarat |
|
|---|
| Militer Amerika Sergap Kapal Tanker Iran, Perundingan Damai Terancam Batal |
|
|---|
| Dua Kapal Pertamina Belum Lolos Selat Hormuz |
|
|---|
| Kapal Perang Amerika Terdeteksi di Selat Malaka, Buru Semua Kapal Iran di Seluruh Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1204_Iran.jpg)