Minggu, 3 Mei 2026

PERANG AMERIKA VS IRAN

Dua Kapal Pertamina Belum Lolos Selat Hormuz

 Dua kapal Pertamina International Shipping (PIS) yang tertahan di Teluk Arab, hingga saat ini belum dapat melintasi Selat Hormuz.

Tayang:
Istimewa/Pertamina International Shipping
KAPAL PERTAMINA - Kapal tanker Pertamina Pride milik Pertamina International Shipping (PIS) tengah berlayar. Kapal ini bersama Gamsunoro tengah menunggu izin pelintasan di Selat Hormuz, kawasan Teluk Persia. 

IRGC juga memperingatkan setiap kapal yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai musuh.

“Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh, dan kapal yang melanggar akan menjadi sasaran,” tambahnya.

Selat Hormuz Masih Panas

Iran akan kembali menutup Selat Hormuz bagi kapal-kapal komersial, di tengah meningkatnya ketegangan daerah.

Keputusan ini diambil setelah muncul laporan sejumlah kapal, termasuk kapal tanker, menjadi sasaran Teheran pada Sabtu (18/4/2026). 

Langkah tersebut diumumkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang menyalahkan blokade laut oleh Amerika Serikat (AS) . 

Di mana menurut pihak Iran hal tersebut sebagai pemicu utama penutupan jalur strategis tersebut. 

Padahal, sehari sebelumnya, Iran sempat membuka kembali jalur pelayaran global itu secara sementara.

Dalam pernyataannya, Angkatan Laut IRGC menegaskan larangan keras bagi kapal-kapal untuk bergerak di kawasan tersebut.

“Tidak ada kapal yang boleh bergerak dari tempat berlabuhnya di Teluk Persia atau Laut Oman,” tegas IRGC, mengutip BBC, Minggu (19/4/2026). 

IRGC juga memperingatkan setiap kapal yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai musuh.

“Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh, dan kapal yang melanggar akan menjadi sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan Iran tidak dapat menekan AS melalui ancaman terhadap jalur pelayaran tersebut.

“Iran tidak dapat ‘memeras’ AS dengan ancaman terkait jalur air tersebut,” ujar Trump.

Trump juga memastikan blokade terhadap pelabuhan Iran akan terus berlanjut hingga tercapai kesepakatan damai.

“Kami sedang melakukan percakapan yang sangat baik. Semuanya berjalan dengan sangat baik,” kata Trump terkait negosiasi dengan Teheran.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved