Sabtu, 25 April 2026

Warga Soraki Oknum Polisi Selingkuh dengan ASN, Sempat Memanas saat Penggerebekan

Warga menggerebek oknum polisi Polres Nganjuk selingkuh dengan ASN Pemkab Nganjuk, Jawa Timur

kompas.com/USMAN HADI
POLISI SELINGKUH - Oknum polisi dan ASN diamankan Propam Polres Nganjuk usai kedapatan selingkuh di rumah kontrakan, di Perumahan Griya Anjuk Ladang 3 Blok L Nomor 01, Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026) sore 

Ringkasan Berita:
  • Polisi selingkuh dengan ASN di Nganjuk
  • Digerebek keluarga dan warga
  • Situasi sempat memanas

 

TRIBUNBATAM.id - Amarah warga memuncak ketika oknum polisi berinisial DEP dan seorang ASN berinisial AN kepergok berduaan di sebuah rumah kontrakan, kawasan Griya Anjuk Ladang 3, Blok L Nomor 1, Jalan Serayu, Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk, Jawa Timur.

Warga marah lantaran keduanya tidak mau keluar rumah.

DEP merupakan polisi aktif yang bertugas di Polres Nganjuk, sedangkan AN merupakan ASN Pemkab Nganjuk.

Kasus bermula ketika DEP dan AN diketahui sedang berduaan di dalam rumah, Jumat (17/4/2026) siang. 

Pihak keluarga yang sudah mengintai langsung mendatangi rumah itu.

Situasi di lapangan pun sempat memanas.

Keluarga yang datang berulang kali meminta DEP dan AN keluar dari dalam rumah untuk memberikan penjelasan.

Namun, tak ada respons dari dalam. Sikap tertutup itu justru membuat suasana makin tegang.

Ketegangan tersebut tak berlangsung diam-diam. Warga sekitar yang mendengar keributan mulai berdatangan dan ikut menyaksikan kejadian itu.

Ketua RT 3 RW 5 Perumahan Griya Anjuk Ladang 3, Kartoyo, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Ia menyebut laporan awal datang dari pihak keluarga.

"Saya dilapori oleh pihak keluarga terkait penggerebekan dugaan perselingkuhan ini. Saya pun ke lokasi rumah kontrakan, diikuti warga lain karena situasinya gaduh. Keduanya sudah diminta keluar, tapi diabaikan," katanya, kepada Tribun Jatim Network.

Suasana yang semakin panas membuat sebagian warga ikut terbawa emosi. Mereka meluapkan kemarahan dengan merusak mobil yang terparkir di depan rumah kontrakan.

Mobil Honda Jazz berwarna abu-abu yang diduga milik oknum polisi itu terlihat digores menggunakan benda tumpul, bahkan bannya sempat dikempiskan.

"Pihak keluarga juga menggeber kendaraan pribadi yang dibawa supaya keduanya keluar," ujar Kartoyo.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved