Jumat, 5 Juni 2026

KASUS BEGAL

Nasib Sial Taufik Dibegal Teman Pacar, Minta Diantar Malah Diceburkan Sungai di Lumajang

Kasubsi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengonfirmasi kasus begal yang menimpa Taufik tersebut terjadi setelah ia mengantar kekasihnya pulang.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Istimewa
KASUS BEGAL - Polisi olah tempat kejadian perkara di jembatan JLS Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, Jawa Timur, Senin (27/4/2026) Pemotor dibegal tiga orang saat melintas di jembatan JLS Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. 

TRIBUNBATAM.id - Seorang pria bernama Mochammad Taufik Hidayat (22) warga Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menjadi korban begal.

Taufik harus merelakan otor Honda Beat bernomor polisi B 3945 CLE serta sebuah telepon genggam miliknya digondol pelaku begal, pada Minggu dini hari,(26/4/2026). 

Peristiwa begal tersebut dirasakan Taufik di jembatan di Desa Wotgalih, Lintas Selatan Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang.

Kasubsi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengonfirmasi kasus begal yang menimpa Taufik tersebut terjadi setelah ia mengantar kekasihnya pulang.

Ipda Suprapto juga menjelaskan bahwa Taufik dibegal lalu diceburkan ke sungai.

Pembegalan bermula ketika korban apel di rumah pacarnya di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang sekitar pukul 19.30 WIB. 

Sejoli tersebut sempat berkunjung ke pasar malam sebelum sang kekasih minta diantarkan ke rumah temannya pada pukul 23.00 WIB.

"Keduanya kemudian pergi ke pasar malam di Lapangan Kunir. Sekitar pukul 23.00 WIB, korban diminta mengantarkan pacarnya ke rumah temannya di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Sesampainya di tujuan, Taufik diantar oleh tiga orang laki-laki yang merupakan teman dari pacarnya.

Pasalnya, Taufik mengaku tidak mengetahui arah perjalanan pulang.

Nasib apes dialami Taufik ketika diarahkan melewati jalur sepi di Jalan Lintas Selatan (JLS).

Kendaraan korban kehabisan bahan bakar ketika melintas di kawasan tersebut.

"Salah satu pelaku sempat membantu mendorong kendaraan hingga mencapai jembatan di Desa Wotgalih. Sesampainya di atas jembatan, para pelaku tiba-tiba menghentikan laju dan langsung melakukan aksi kekerasan terhadap korban,” imbuh Prapto.

Baca juga: Pria Bertato di Batam Menangis Kena Amuk Massa, Ternyata Komplotan Begal Korbannya Driver Ojol

Berdasarkan keterangan korban, kata dia, ketiga pelaku melayangkan pukul bertubi tubi di bagian kepala korban hingga hingga menyebabkan luka dan pendarahan. 

Selain itu, satu dari tiga pelaku itu juga mengancam menggunakan senjata tajam jenis pisau. Beruntung, korban berhasil menghindari sabetan senjata tajam tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved