Minggu, 14 Juni 2026

PEMBUNUHAN DI OGAN ILIR

Panik Kekasih Hamil, Pemuda 18 Tahun di Ogan Ilir Tega Racuni Pacar hingga Tewas

Motif di balik aksi nekat ini diduga karena pelaku panik setelah mengetahui korban tengah berbadan dua.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Tribunsumsel.com/Agung Dwipayana
DIINTEROGASI KAPOLRES - Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo meminta keterangan tersangka pembunuhan wanita hamil, Jumat (12/6/2026) petang. Tersangka dan korban diketahui memiliki hubungan pacaran. 

TRIBUNBATAM.id - Kasus pembunuhan tragis mengguncang wilayah Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Seorang pemuda berinisial SD (18) tega menghabisi nyawa kekasihnya, YS (29), menggunakan racun rumput. 

Motif di balik aksi nekat ini diduga karena pelaku panik setelah mengetahui korban tengah berbadan dua.

Akibat tindakan keji tersebut, SD kini menghadapi ancaman hukuman mati atau penjara maksimal 20 tahun. 

Pelaku dijerat dengan Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Mendengar ancaman hukuman yang menantinya, tersangka SD alias DN (18) hanya bisa tertunduk dan mengaku sangat menyesali perbuatannya.

Kronologi Hubungan Asmara: Berawal dari Cinta Lokasi di Ponpes

Hubungan asmara antara SD dan YS memiliki latar belakang cerita yang cukup panjang. 

Keduanya pertama kali saling mengenal saat SD masih menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Rambang Kuang, Ogan Ilir.

YS sendiri bekerja sebagai juru masak di ponpes tersebut. Intensitas pertemuan yang tinggi membuat benih-benih cinta tumbuh di antara keduanya, meskipun terpaut usia hingga 11 tahun.

"Korban orangnya baik. Kalau masak, selalu kasih saya makanan dan saya, iya (jatuh cinta)," ungkap SD saat diwawancarai TribunSumsel.com, Sabtu (13/6/2026).

Karena aturan ketat di lingkungan pesantren, sejoli ini terpaksa menjalin hubungan secara sembunyi-sembunyi. 

Sebagai informasi, YS merupakan seorang janda yang baru saja kehilangan anak semata wayangnya.

"Di ponpes tidak mungkin dibolehkan pacaran. Saya dan dia (korban) pacaran diam-diam," aku tersangka.

Hubungan Berlanjut Setelah Lulus hingga Korban Hamil

Setelah lulus dari pendidikan menengah pertama di ponpes pada tahun 2024, hubungan mereka ternyata tidak kandas. 

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved