KAKAK BUNUH ADIK
Gara-gara Bumbu Pecel, Kakak Hajar Adik Perempuannya hingga Tewas, Warga Endus Kejanggalan
Hasil ekshumasi mengungkap fakta mengejutkan bahwa Khoiriah terbukti mengalami penganiayaan berat.
TRIBUNBATAM.id - Kasus pembunuhan antaranggota keluarga terjadi di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Seorang wanita bernama Khoiriah (47) ditemukan tewas mengenaskan di kamar kosnya dalam kondisi penuh luka lebam pada Sabtu (13/6/2026).
Jasad korban sebenarnya sempat dimakamkan oleh pihak keluarga.
Namun, karena merasa ada kejanggalan pada kematian korban, keluarga akhirnya meminta polisi melakukan proses ekshumasi (pembongkaran makam).
Hasil ekshumasi mengungkap fakta mengejutkan bahwa Khoiriah terbukti mengalami penganiayaan berat sebelum meregang nyawa.
Bergerak cepat, polisi langsung mengamankan kakak kandung korban berinisial S, yang selama ini tinggal satu kos bersama Khoiriah.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam kos untuk mengumpulkan barang bukti.
Diketahui, kakak beradik tersebut aslinya berasal dari Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Jombang.
"Kami sudah mengamankan terduga pelaku, yaitu kakak kandung daripada korban,” papar AKP Dimas Robin Alexander, Senin (15/6/2026).
Hingga saat ini, polisi belum bisa membeberkan alasan pelaku tega menganiaya adiknya sendiri hingga tewas, karena kondisi psikologis terduga pelaku S belum stabil.
"Belum bisa mendalami motif dari terduga pelaku tersebut," katanya.
Pihak Satreskrim Polres Jombang juga masih menunggu laporan resmi dari tim dokter forensik terkait penyebab pasti kematian Khoiriah.
“Untuk penyebab kematian, kemarin sudah kami lakukan autopsi. Memang menurut keterangan dokter forensik, kematian disebabkan oleh alasan yang tidak wajar,” beber AKP Dimas.
Baca juga: Hendak Urus Administrasi Calon TKI, Pemuda di Karanganyar Tewas Kecelakaan Maut
Korban Dipukul Sadis gara-gara Bumbu Pecel
Sebelum makam dibongkar, ketua RT setempat berinisial K, sempat membeberkan kondisi jenazah korban yang dipenuhi luka lebam dari kepala hingga ujung kaki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/13-08-21019-ilustrasi-pembunuhan.jpg)