Pemprov Kepri
Menko Yusril Buka FSIGB 2025: Kepri Adalah Motor Kesusastraan Melayu
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra buka Festival Sastra Internasional Gunung Bintan, Selasa.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
Pembukaan FSIGB 2025 berlangsung meriah dan penuh nuansa Melayu dengan penampilan apik Seniman Rojer Kajol yang memainkan alat musik gambus, diiringi kelompok musik Dermaga Musica dari Kota Tanjungpinang.
Festival yang akan berlangsung hingga 31 Oktober 2025 ini mengusung tema “Memelihara Persaudaraan Para Penyair” — sebuah ajakan untuk memperkokoh silaturahmi lintas bangsa melalui karya sastra.
Festival ini merupakan gagasan Dato' Sri Lela Budaya Rida K Liamsi, tokoh sastra Melayu asal Kepri, sebagai bentuk upaya merawat dan melestarikan tradisi literasi dunia Melayu.
Provinsi Kepri, sebagai wilayah yang dulu dikenal sebagai pusat lahirnya karya-karya besar dunia Melayu, kini kembali menegaskan perannya di kancah sastra internasional.
Tokoh sastra sekaligus Ketua Panitia FSIGB 2025, Dato’ Rida K. Liamsi, dalam sambutannya mengingatkan kembali kejayaan sastra Melayu yang lahir dari Pulau Penyengat.
“Dulu, dari pulau kecil di depan kita ini, Pulau Penyengat, puluhan karya besar lahir pada abad ke-18. Dari sanalah semangat ini kita lanjutkan,” kata Rida.
Ia menjelaskan bahwa selama delapan tahun pelaksanaan FSIGB, pihaknya telah berhasil menghadirkan sastrawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand Selatan untuk saling bertukar pikiran dan memperkuat jejaring sastra dunia Melayu.
Tradisi yang dijaga setiap tahunnya antara lain penerbitan antologi puisi bersama, sekurang-kurangnya tiga buku per tahun.
“Sampai tahun 2025 ini, sudah ada 25 ‘Jazirah Buku’ yang kita hasilkan,” jelas Rida.
Selain itu, FSIGB juga biasa menggelar seminar sastra, peluncuran 100 buku puisi bersama, serta ziarah budaya ke berbagai situs bersejarah di Kepri — meskipun tradisi peluncuran buku tidak dilakukan tahun ini.
Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2025 turut dihadiri oleh Penulis Nasional Yusron Ihza Mahendra (adik Menko Yusril), Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Ketua LAM Kepri Raja Al Hafiz, anggota DPRD Kepri, Forkopimda Kepri, serta para Bupati dan Wali Kota se-Kepri.
Dengan semangat “Memelihara Persaudaraan para Penyair”, FSIGB 2025 bukan hanya menjadi perayaan sastra, tetapi juga penegasan jati diri Kepulauan Riau sebagai poros kebudayaan Melayu dan mercusuar literasi dunia. (adv)
Kepri
Provinsi Kepri
Kepulauan Riau
Diskominfo Kepri
Pemprov Kepri
Gubernur Kepri
Wakil Gubernur Kepri
Sekdaprov Kepri
Ansar Ahmad
Marlin Agustina
Adi Prihantara
| Kabar Gembira, Pemprov Kepri Kembali Berikan Insentif PKB dan BBNKB |
|
|---|
| Dinas PUPP Kepri Terbaik Pertama Keaktifan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Wilayah I Sumatera |
|
|---|
| Gubernur Kepri Siapkan Pembangunan Tugu Bahasa Setelah Jalan Pulau Penyengat Tuntas |
|
|---|
| Sambut Ramadhan 1447 H, Pemprov Kepri Gelar Tabligh Akbar di Pulau Penyengat |
|
|---|
| Perkuat Satu Data, Pemprov Kepri Tegaskan Komitmen Peningkatan Statistik Sektoral |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Menko-Yusril-Buka-FSIGB-2025-Kepri-Adalah-Motor-Kesusastraan-Melayu.jpg)