Dana alokasi umum atau DAU 2026 Sulawesi Utara dipangkas 15 persen menjadi Rp 7,6 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Kalimantan Timur dipangkas 82 persen menjadi Rp 11 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Kalimantan Selatan dinaikkan 26 persen menjadi Rp 10 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Kalimantan Tengah dinaikkan 1 persen menjadi Rp 9,8 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Kalimantan Barat dipangkas 14 persen menjadi Rp 11 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Jawa Timur dipangkas 9 persen menjadi Rp 38 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Yogyakarta dipangkas 13 persen menjadi Rp 5 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Jawa Tengah dipangkas 8 persen menjadi Rp 36 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Jawa Barat dipangkas 11 persen menjadi Rp 35 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Lampung dipangkas 13 persen menjadi Rp 12 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Sumatera Utara dipangkas 12 persen menjadi Rp 23 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Aceh dinaikkan 4 persen menjadi Rp 15,9 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Bengkulu dipangkas 3 persen menjadi Rp 6,1 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Sumatera Selatan dipangkas 5 persen menjadi Rp 13 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Jambi dipangkas 11 persen menjadi Rp 7,2 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Riau dipangkas 2 persen menjadi Rp 9,8 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Sumatera Barat dipangkas 11 persen menjadi Rp 12,1 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Sulawesi Selatan dipangkas 14 persen menjadi Rp 18 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Sulawesi Tenggara dipangkas 13 persen menjadi Rp 8,9 triliun.
Dana alokasi umum atau DAU 2026 Bali dipangkas 10 persen menjadi Rp 6,8 triliun.