Rabu, 3 Juni 2026

RAMADAN 2026

3 Tingkatan Puasa Ramadhan, Lengkap dengan Makna Spiritual, Sosial dan Pembentukan Karakter

Tiga tingkatan puasa Ramadhan berdasarkan pandangan Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Freepik.com
TINGKATAN PUASA RAMADHAN - Ilustrasi Ramadhan. Berikut ini adalah tiga tingkatan puasa Ramadhan berdasarkan pandangan Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin. 

1. Shaumul umum

Pertama, shaumul umum atau puasa orang awam, yakni sekadar menahan lapar, haus, dan hal-hal yang membatalkan puasa secara fiqh.

2. Shaumul khushus

Kedua, shaumul khushus (puasa orang khusus), yaitu puasa yang tidak hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga seluruh anggota tubuh dari dosa. 

Pada tingkatan ini, seseorang menjaga pandangan, lisan, pendengaran, tangan, kaki, serta menghindari makanan syubhat saat berbuka. 

Imam Al-Ghazali menyebut ada enam penyempurna puasa di level ini, di antaranya menjaga pandangan dari hal tercela, memelihara lisan dari dusta dan ghibah, memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur’an, tidak berlebihan saat berbuka, serta menghadirkan rasa takut (khauf) dan harap (raja’) kepada Allah.

3. Shaumul khushusil khushus

Ketiga, shaumul khushusil khushus, yakni puasa tingkat tertinggi. 

Pada level ini, seseorang tidak hanya menjaga anggota badan, tetapi juga hatinya dari selain Allah, termasuk dari keraguan terhadap kekuasaan-Nya. 

Tingkatan ini disebut sebagai puasanya para nabi, shiddiqin, dan muqarrabin.

“Upaya Imam Al-Ghazali mengklasifikasi orang berpuasa ke dalam tiga tingkatan itu tak lain tujuannya adalah agar kita yang setiap tahun berpuasa Ramadhan bisa menapaki tangga yang lebih tinggi dalam kualitas ibadah puasanya,” ujar Tgk Alizar.

Karena itu, apabila seseorang menginginkan puasanya sempurna dan mencapai tingkat tertinggi, maka hendaknya menyempurnakan puasanya dimulai dari tingkatan pertama dengan memelihara puasanya dari yang membatalkan puasa secara fiqh, Kemudian naik ke tingkatan kedua dengan menjaga dirinya.

“InsyaAllah dengan mengharap ridha Allah mudah-mudahan dianugerahkan oleh Allah mendapatkan puasa para nabi, shiddiqin dan muqarrabin. Amiin Ya Rabbal ‘Alamiin,” pungkasnya.

(TribunBatam.id)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul "Tiga Tingkatan Puasa, Tgk Alizar Usman: Puasa Membangun Ketakwaan dan Karakter"

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved