TPP ASN Kepri Bakal Dipotong, Pegawai Risau Cicilan hingga Biaya Hidup Bisa Terancam
Pegawai ASN Pemprov Kepri Sumantri Ardi keluhkan cicilan kendaraan atau rumah dampak pemotongan TPP ASN
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Keluhan dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) soal rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) masih bergulir.
Gelombang keluhan itu datang dari beberapa ASN. Satu di antaranya yakni Sumantri Ardi.
Ia menyampaikan, yang paling terasa dari cicilan kendaraan atau rumah di bank.
"Pihak bank tidak mau tahu soal itu. Pokoknya tiap bulan kena potong, sesuai nominalnya," ujar Sumantri kepada TribunBatam.id, Rabu (3/12/2025).
Baca juga: Rencana Pemprov Kepri Potong TPP ASN Buat Pegawai Mulai Putar Otak Cari Dana Tambahan
Ia menyampaikan, setelah dipotong pihak bank, uang untuk kebutuhan rumah tangga pasti berkurang.
"Saya mulai sekarang sudah risau dengan rencana tersebut. Bingung juga mau cari uang tambahan dari mana," ujar pria yang juga menjabat sebagai Kabid Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Kepri itu.
Ia mengaku selama ini hanya mengandalkan gaji dan tunjangannya saja.
Kalaupun bisa kerja di luar, hanya Sabtu dan Minggu saja, itupun terbatas.
"Saya pikir dampak dari pemotongan ini, ASN bisa jadi mengabaikan kedisiplinan," katanya.
Di satu sisi, pimpinan menuntut pegawai untuk disiplin dalam bekerja. Namun di sisi lain, ada hal yang harus dipenuhi.
Bisa jadi saat jam kerja, ada pegawai yang melakukan pekerjaan sampingan.
"Saya berharap Pemerintah Provinsi Kepri bisa mengurangi pekerjaan atau kegiatan yang tidak penting," harapnya.
Di tengah rencana pemotongan TPP ASN ini, pegawai Pemprov Kepri meminta pokir DPRD Kepri juga dikurangi.
Sebab anggota dewan itu dipilih rakyat. Apalagi saat ini ekonomi Kepri dalam keadaan susah.
"Kami pegawai termasuk rakyat juga," ungkapnya.
Rencana pemotongan TPP ASN ini dinilai ikut berdampak pada ekonomi masyarakat di Kota Tanjungpinang dan sekitarnya.
Baca juga: TPP ASN Pemprov Kepri Bakal Dipotong Buat Bayar PPPK Mulai 2026, Gubernur: Kita Masih Mending
"Sekarang orang tak mau ngopi lagi, karena penghasilan sudah mulai berkurang," ujarnya.
| May Day di Natuna Diisi Doa Bersama Hingga Baksos, Polisi dan Buruh Perkuat Kebersamaan |
|
|---|
| Doa Iringi Pemakaman Daeng Rusnadi, Bupati Natuna Cen Antar Langsung ke Peristirahatan Terakhir |
|
|---|
| Dirawat di ICU Sebelum Wafat, Keluarga Kenang Sosok Mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi |
|
|---|
| Gubernur Kepri Ansar Siapkan Langkah Strategis, Optimis Capai Target Investasi Rp 86 Triliun |
|
|---|
| Polisi Gagalkan Peredaran 1.000 Liquid Vape Narkotika di Tiban Batam, Dua Orang Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/TPP-ANS-6785.jpg)