Harga Daging Sapi Segar di Tanjungpinang Terus Meroket, Disperdagin Masih Cari Solusi
Harga yang semula hanya Rp 140 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 160 ribu per kilogram.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Harga daging sapi segar di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai melonjak.
Perubahan harga ini terjadi saat bulan Ramadan tahun 2026.
Harga yang semula hanya Rp 140 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 160 ribu per kilogram.
Harga ini akan terus naik menjelang hati Raya Idulfitri 1447 H.
Bahkan beberapa pedagang sudah sepakat menaikan harga daging sebesar Rp 170 ribu per kilogram.
"Kami sudah komunikasi dengan pedagang sapi," ujar Kabid Stabilisasi Harga Disperdagin Tanjungpinang, Riyanto, Senin (2/3/2026).
Berdasarkan hasil pertemuan, diketahui kenaikan harga daging sapi segar di Tanjungpinang disebabkan tingginya harga sapi dari daerah asal.
Hal ini membuat pedagang ikut menaikkan harga daging potong untuk mencegah kerugian lebih besar.
"Harga sapi dari lampung memang naik, kemudian ditambah lagi dengan biaya ongkos kirimnya," akunya.
Disperdagin Tanjungpinang sejauh ini belum memiliki solusi untuk menekan angka harga daging sapi segar di pasaran.
Pihaknya bakal melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi, untuk mencari solusi.
"Semoga ada solusi sebelum lebaran nanti, agar harga daging sapi tetap terkendali," sebutnya.
Ketua Asosiasi Peternak dan Pedagang Sapi Tanjungpinang-Bintan, Thamrin, mengatakan, pedagang tidak meraup untung, jika menjual daging segar senilai Rp140 ribu, sesuai dengan Het Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Daging segar Rp170 ribu per kilogram saja, menurutnya hanya mendapatkan untung yang tipis, mengingat harga sapi dan ongkos kirim dari Lampung cukup tinggi.
"Jika Rp170 ribu untungnya juga tipis. Karena ongkosnya tidak main main, Bapanas tidak hitung itu," bebernya.
| Breaking News, Gubernur Ansar Ahmad Lantik Misni Jadi Sekdaprov Kepri Definitif Hari Ini |
|
|---|
| Rayakan Hari KI Sedunia, Kanwil Kemenkum Kepri Gelar Jalan Santai dan Layanan Konsultasi |
|
|---|
| PN Tanjungpinang Komitmen Zero Suap, Beri Pelayanan Prima Bagi Pencari Keadilan |
|
|---|
| Warga Bintan Kepri Bingung Minyakita Hilang dari Peredaran, Distributor Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Lihat Penerapan K3, Komisi IX DPR RI Kunjungan Kerja ke Tambak Udang Kawasan FTZ Dompak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pedagang-daging-sapi-segar-di-Pasar-Tradisional-Barek-Motor-Kijang.jpg)