Minggu, 26 April 2026

Dugaan Mark Up MBG di Tanjungpinang

Kepala SPPG Usman Harun Buka Suara Soal Dugaan Mark Up Menu MBG di Tanjungpinang, Siap Diaudit

Kepala SPPG Usman Harun, Jeremi Cristian buka suara soal dugaan mark up menu MBG di Tanjungpinang yang sempat viral di medsos.

TribunBatam.id/ Ronnye Lodo Laleng
DUGAAN MARK UP MENU MBG DI TANJUNGPINANG - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Usman Harun, Jeremi Cristian saat ditemui, Kamis (12/3/2026). Pihaknya sengaja menulis harga yang berbeda di nota dengan harga asli dengan pertimbangan yang matang. 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Usman Harun, Jeremi Cristian buka suara soal dugaan mark up menu MBG yang sempat viral di medsos.
  • Sebut naikkan harga menu MBG untuk tutupi dana pembelian mika plastik yang dibeli.
  • Tegaskan siap untuk diaudit.

 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG  - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Usman Harun, Sei Enam, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) buka suara terkait dugaan mark up menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat viral di media sosial (medsos).

Sebelumnya, pimpinan tersebut memilih bungkam dengan alasan sedang sibuk. 

Kepala SPPG Usman Harun, Jeremi Cristian saat ditemui mengatakan, pihaknya sengaja menulis harga yang berbeda di nota dengan harga asli dengan pertimbangan yang matang. 

"Kami sengaja naikan harga menu MBG untuk menutupi dana pembelian mika plastik yang dibeli," kata Jeremi, Kamis (12/3/2026).

Dia menyampaikan, mika untuk membungkus makanan tersebut memang tidak masuk dalam anggaran belanja. 

Sementara pelajar dan sekolah meminta untuk disediakan.

"Untuk mengakali hal itu, kami sengaja menulis harga yang berbeda di nota, dengan tujuan tersebut," kata dia.

Dia menyampaikan, hal itu baru dilakukan SPPG beberapa waktu belakangan ini.

Dari Pemerintah Pusat sudah menganggarkan Rp10 ribu untuk pelajar kelas 3 SD - SMA.

Sementara itu, Rp8 ribu dianggarkan untuk anak TKK hingga SD kelas 3.

"Tentu semua ini sudah saya perhitungan dengan baik dan matang," kata dia.

Dia mengaku bersedia diaudit kapan pun atau siapapun asal membawa surat resmi dari instansi seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kami selaku transparansi kepada siapapun soal anggaran," tegasnya. 

Dugaan Mark Up Menu MBG di Tanjungpinang VIRAL

Dugaan mark up menu MBG di, Sei Enam, Tanjungpinang, mencuat ke publik. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved