Jumat, 1 Mei 2026

Diskominfo Tanjungpinang

Lis Ajak Warga Perkuat Kebersamaan, Pemko Tanjungpinang Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah Melaksanakan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lapangan Pamedan

Tayang:
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Alfandi Simamora
Dok. Diskominfo Tanjungpinang
SALAT IDULFITRI-Suasana saat Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat mengikuti pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Sabtu (21/3/2026). 

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Sabtu (21/3/2026). 

Suasana pada kegiatan Salat Idulfitri yang digelar di sana, sejak pagi sudah dipadati para jemaah untuk menunaikan ibadah secara berjemaah. 

Kegiatan dibawakan oleh Imam Duduy Saadullah, Bilal Doni Rahman,serta khutbah yang disampaikan KH. Bambang Maryono sekitar pukul 07.15 WIB.  

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Salat Idulfitri yang digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang berjalan dengan lancar dan khidmat.

Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali kepada fitrah, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kota Tanjungpinang,” ujar Lis.

Lis juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait yang telah menjaga ketertiban sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan baik dan nyaman,” ucapnya. 

Dalam khutbahnya, KH. Bambang Maryono mengangkat pentingnya berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu amalan utama yang harus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa durhaka kepada orang tua merupakan perbuatan yang sangat dibenci, sehingga setiap anak harus senantiasa menjaga sikap, perkataan, dan perbuatannya.

“Jangan sekali-kali kita menjadi anak yang durhaka. Sekeras apapun kehidupan yang kita jalani, tetaplah hormati dan muliakan kedua orang tua kita,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya untuk selalu mendoakan orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

“Jangan pernah lupa mendoakan orang tua kita. Doa anak yang saleh akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi mereka.

Surga berada di bawah telapak kaki ibu, dan ridha Allah tergantung pada ridha orang tua,” tambahnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved