Kamis, 7 Mei 2026

May Day 2026, Walikota Lis Darmansyah Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyoroti sejumlah tantangan ketenagakerjaan di Tanjungpinang, di peringatan May Day 2026

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
tanjungpinangkota.go.id
FOTO BERSAMA - Wali Kota Tanjungpinang, Wakil Wali Kota Tanjungpinang foto bersama dengan pihak terkait di peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Tanjungpinang, Jumat (1/5/2026). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Tanjungpinang diisi dengan senam bersama dan layanan cek kesehatan gratis, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini diikuti Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, OPD terkait bersama ratusan buruh.

Mengusung tema "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja", peringatan May Day 2026 di Tanjungpinang dipusatkan di Terminal Sei Carang.

Pada kesempatan itu, Lis mengapresiasi peringatan Hari Buruh International di Tanjungpinang berlangsung aman, kondusif dan kekeluargaan. 

Ia mengatakan, peringatan May Day merupakan momentum penting untuk menghargai peran strategis pekerja dalam pembangunan daerah. 

"Hari ini bukan sekadar tanggal di kalender, tetapi simbol penghormatan atas dedikasi dan kerja keras para pekerja yang menjadi penggerak utama roda ekonomi di Indonesia, khususnya di Kota Tanjungpinang," ucap Lis melansir tanjungpinangkota.go.id, Sabtu (2/5/2026).

Lis juga mengajak seluruh elemen ketenagakerjaan untuk memperkuat sinergi dan menjaga hubungan industrial yang harmonis.

"Kita perlu terus merajut kebersamaan antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan pekerja dapat terwujud," ujarnya.

Tak lupa ia mengucapkan terima kasih atas komitmen para buruh dalam memperingati Hari Buruh International dengan menjaga Tanjungpinang tetap aman dan kondusif.

Lebih lanjut, Lis juga menyoroti sejumlah tantangan ketenagakerjaan di Tanjungpinang, mulai dari keterbatasan lapangan kerja hingga kualitas tenaga kerja yang masih perlu ditingkatkan.

"Kesenjangan antara jumlah pencari kerja dengan ketersediaan lapangan pekerjaan menjadi faktor utama dalam meningkatnya pengangguran yang harus kita atasi bersama. Pemerintah akan terus berjuang untuk mengundang Investor, agar dapat membuka lapangan pekerjaan di Kota Tanjungpinang," kata Lis.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Kota Tanjungpinang Cholderia Sitinjak, menyampaikan beberapa aspirasi pekerja kepada pemerintah daerah. 

Di antaranya terkait regulasi ketenagakerjaan dan perlindungan hak-hak buruh yang belum diselesaikan oleh perusaahaan hingga hari ini.

"Kami berharap adanya perhatian terhadap kebijakan yang berdampak pada pekerja, seperti upah, outsourcing, dan penerapan K3 yang merata. Semoga di kepemimpinan Lis-Raja dapat segera ditindak lanjuti dan menjembatani kami para pekerja kepada pihak perusaahaan agar hak pekerja dapat diselesaikan segera," harap Cholderia.

Selain itu, Cholderia turut menyampaikan peluang investasi yang berpotensi membuka lapangan kerja baru di Tanjungpinang agar segera ditindaklanjuti.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved