TOPIK
Karut Marut Lahan di Batam
-
Asosiasi dan himpunan pengusaha di Batam membuat surat pernyataan terkait terhentinya pelayanan publik pertanahan di BP Batam.
-
Tiga warga Baloi Kolam, Batam, melaporkan tindak kekerasan yang mereka alami saat kericuhan antar warga dan aparat terjadi Kamis (22/9) lalu ke PM.
-
"Kami mau buat laporan, warga kami ditembak. Kenapa warga kami ditembak? Dulu bapak saya juga tentara, nggak pernah tembak warga,"kata seorang warga.
-
Soal Tertembaknya Warga saat Ricuh di Baloi Kolam, Kamis (22/9/2016). Ini Penjelasan Versi Aparat
-
Kaporesta Batam turun langsun ke TKP bentrokan warga dengan Tim terpadu. Kombes Helmy Santika juga mengonfirmasi adanya warga kena tembak
-
Saat Ricuh Baloi Kolam Terdengar Suara Tembakan, Bawor Tiba-tiba Tersungkur. Ini Kesaksiannya
-
Kericuhan kembali terjadi di Baloi Kolam saat tim terpadu berusaha meminta warga mengosongkan lahan di lokasi itu, Kamis (22/9/2016).
-
Kericuhan kembali terjadi di kawasan Baloi Kolam, Batam, Kamis (22/9/2016) sore.
-
Komandan Kodim 0316 Batam mengakui telah membuat surat perintah pengosongan lahan untuk warga Seraya karena memang lahan itu milik Kodim.
-
Warga Kampung Seraya RW 01 mengadukan nasib mereka ke Komisi 1 DPRD Kota Batam, Kamis (22/9/2016).
-
Wirya menilai para deputi baru bisa membersihkan mafia-mafia lahan di BP Batam. Namun tidak berarti, BP Batam memperlakukan pengembang laiknya mafia.
-
Para pengembang di Batam mengaku pelayanan BP Batam, utamanya yang berhubungan dengan lahan sudah tidak berjalan selama enam bulan terakhir ini.
-
Teriakan histeris pekerja PT Nusa Persada Alpena, pecah saat eksekusi lahan setelah sengketa lahan itu dimenangkan PT Fanindo Internasional.
-
PN Batam melakukan eksekusi lahan yang dikelola oleh PT Nusa Persada Alpena karena perkara gugatan dimenangkan PT Franindo Internasional.
-
"Yang jelas kami melaksanakan perintah penertiban bersama Tim Terpadu sekaligus memberikan SP 1. Jadi tidak ada muatan lain," sebut Andreas
-
Akibatnya dua mobil jenis sedan tersebut, mengalami penyok-penyok, kaca spoin pecah, dan dipenuhi ukiran kata-kata di beberapa bagian pascadirusak
-
Kedua orang yang mengaku sebagai intel aparat tersebut meminta pengamanan dari kepolisian setelah dikejar warga Baloi Kolam.
-
Warga Baloi Kolam diberikan edaran yang berisikan dalam tujuh hari kedepan, Kampung Baloi Kolam harus dikosong.
-
Puluhan warga RT 01/RW 07 Kampung Damai, Jodoh menyambangi kantor Kelurahan Sungai Jodoh, Senin (15/8/2016) pagi.
-
Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika meminta agar Pemko Batam dapat memberikan keterangan yang lengkap mengenai kegiatan reklamasi.
-
Wali Kota Batam, Rudi membenarkan Pemerintah Kota Batam mendapat bagian dari Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) atas lahan Dam Baloi.
-
Aktifitas cut and fill yang dilakukan pekerja PT Lobindo Nusa Persda mengundang aksi protes dari warga Kampung Tua Tanjung Riau, Batam, Jumat pagi.
-
Tapi yang menjadi pokok permasalahan adalah adanya PL ganda. Padahal yang berhak mengeluarkan PL hanyalah BP Batam.
-
Banyaknya lahan tidur di Kota Batam, menurut Djasarmen Purba, anggota DPD yang juga pengusaha propeti, dikarenakan tidak adanya transparansi.
-
Tumpang tindih status kepemilikan lahan di Baloi Kolam dan di beberapa lokasi mulai masuk ranah penyelidikan tim penyidik (Direskrimum) Polda Kepri.
-
"Karena selama ini kita lihat banyak lahan di Batam, terlebih Batam Centre yang hanya dipagar saja tanpa dikelola. Ada apa ini?,"kata Sukri