TOPIK
Perampokan Sadis di Jakarta Timur
-
Satu dari lima korban selamat perampokan Pulomas, Zanette Kalila Azaria, sudah mulai menjalani hari-harinya. Bagaimana kehidupannya sekarang?
-
Dodi kini pergi untuk selama-selamanya meninggalkan orang-orang tercinta, anak dan istri yang masih hidup dan harta yang dimilikinya juga melimpah.
-
Setelah diinterogasi, mereka tak menyangka ada korban meninggal. Setiap beraksi, mereka mengaku tak pernah melukai korban, apalagi sampai meninggal
-
Saat itu dia memesan tiket bus ALS seperti penumpang lain pada umumnya pada pukul 13.00 Wib sedangkan bus berangkat pada pukul 14.00 Wib
-
Polisi menyebut selain mengambil uang rupiah, perampok juga mengambil uang baht Thailand, dan dollar Singapura serta dollar Amerika Serikat
-
Ius Pane adalah residivis kasus perampokan yang keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Tangerang 11 bulan lalu
-
Dua tersangka pertama yang diamankan polisi adalah Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang di sebuah kontrakan di Gang Kalong
-
Pelaku kerap menekuk kepalanya, sesekali polisi mendongakkannya ketika wartawan ingin mengambil wajahnya
-
Seorang diri, Ius Pane merupakan penumpang terakhir yang berangkat dari Kota Hujan menuju Medan
-
Istri pertama Dodi yang telah berstatus janda, Sri Dewi, ternyata pernah berurusan dengan Bareskrim Polri pada 2013 lalu.
-
Bagaimana tidak, perempuan kelahiran Balikpapan 11 September 1979 tersebut ternyata memiliki kedekatan dengan keluarga Dodi
-
Dalam merampok rumah warga, kata Iriawan, mereka melakukan secara berkomplot. Contohnya ketika perampokan di Pulomas, ada empat orang
-
Penyamarannya bagus. Kayak kalian ini (wartawan) pakai kemeja dan kaos. Kemudian, duduk-duduk di kantin, kami kira mahasiswa atau penumpang biasa
-
Selain melakukan penganiayaan terhadap Diona Arika Andra Putri, putri Dodi Triono, Yus juga yang memiliki ide menyekap para korban di kamar mandi
-
Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung
-
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana mengatakan, penangkapan itu berawal ketika pihaknya mendapat informasi keberadaan pelaku
-
"Komplotan ini memang dikenal sadis dan sudah enam kali merampok di enam TKP berbeda," kata Kepala Polres Sukabumi Kota, AKBP Rustam Mansur
-
Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung
-
Lima korban selamat dari aksi perampokan dan pembunuhan di Pulomas yang dirawat di RS Kartika Pulomas, Jakarta Timur, belum bisa dimintai keterangan.
-
Tersangka pembunuhan dan perampokan sadis di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur pada Senin (26/12/2016) sore lalu, Erwin Situmorang, kembali dioperasi
-
Catatan di kepolisian, Ramlan berstatus tersangka kasus perampokan di Griya Telaga Permai, Cilangkap, Tapos, Kota Depok, pada 12 Agustus 2015.
-
Sebelum sampai ke tangan Ginon, karung itu terlebih dahulu dititipkan ke kakak perempuan Ginon
-
"Mungkin keluarga korban tidak bisa memaafkan tapi kami sebagai keluarga minta maaf," ujarnya
-
Jenazah pelaku perampokan di Pulomas, Ramlan Butar Butar akan dimakamkan.
-
Bak detektif netizen berlomba-lomba lakukan analisa atas peristiwa tragis yang menimpa keluarga Dodi Triono. Mereka merasakan kejanggalan.
-
"Dari CCTV yang ada, yang bersangkutan menyeret Diona (alm), umur 16 tahun dari kamarnya," ujar Iriawan.
-
Dari keterangan dua pelaku, diketahui tentang kronologi awal perampokan sadis tersebut.
-
"Karena rumahnya sepi, makanya listriknya dimatikan sehari. Jadi, mesin di kolamnya ikutan mati," kata Argo
-
Barang bukti dua buah senjata api yang digunakan perampok sadis di sebuah perumahan elit Pulomas, Jakarta Timur sudah berhasil ditemukan polisi.
-
Pada hari Minggu itu, komplotan tersebut sempat berputar-putar di perumahan Pulomas, Jakarta Timur, dengan menggunakan mobil Ertiga berwarna putih.