Perampokan Sadis di Jakarta Timur
Ius Pane Sempat Hendak Turun di Terminal, Namun Supir Bus Sarankan Turun di Pool
Penyamarannya bagus. Kayak kalian ini (wartawan) pakai kemeja dan kaos. Kemudian, duduk-duduk di kantin, kami kira mahasiswa atau penumpang biasa
Laporan: Jefri Susetio
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Sebelum menangkap Ridwan Sitorus alias Ius Pane atau Marihot Sitorus (45), perampok di Pulomas, Jakarta Timur, dua polisi berpakaian preman mondar-mandi di kantin Pool Bus ALS, Jalan Sisingamangaraja Medan, Sumut.
Anto, seorang warga mengaku kaget begitu mengetahui dua pemuda yang ia lihat minum kopi di kantin pool Bus ALS itu adalah anggota polisi.
Ia berpendapat penyamaran anggota polisi sangat bagus.
"Penyamarannya bagus. Kayak kalian ini (wartawan) pakai kemeja dan kaos. Kemudian, duduk-duduk di kantin, kami kira mahasiswa atau penumpang biasa," ujarnya di kantin Pool Bus ALS, Minggu (1/1/2017) siang.
Dua polisi yang berpakaian preman itu sudah menunggu kedatangan bus, sehari sebelum penangkapan.
Anto yakin tidak hanya dua orang polisi yang ramai karena saat penangkapan jumlah polisi terlihat ramai.
"Saya baru tahu mereka polisi saat bus tiba tadi pagi. Kemudian melakukan penangkapan di parkir belakang saat penumpang turun. Tiba-tiba ramai, rupanya polisi semua tadi," katanya.
Menurutnya, petugas kepolisian sudah mengikuti Bus ALS dari Bogor, Jawa Barat.
Mereka langsung memasuki bus yang bernomor pintu 333 tersebut begitu berhenti.
"Mungkin sudah tahu polisi itu, karena begitu bus masuk, langsung mereka berhentikan. Apalagi mereka sudah lama menunggu di sini. Jadi saya pikir cocoklah ditangkap perampok itu," ujarnya.
Aparat kepolisian menangkap Ridwan Sitorus alias Ius Pane atau Marihot Sitorus (45) setelah lima hari pencarian.
Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung.

Evakuasi korban perampokan dan penyekapan dari kamar mandi
Gara-gara termakan usulan sopir bus
Besar kemungkinan Ridwan Sitorus alias Ius Pane tak bakal tertangkap jika mengikuti instingnya untuk turun di kawasan Terminal Amplas, Medan, lalu ke Belawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ditangkap-jajaran-polda-metro-jaya_20170101_151722.jpg)