Penggerebekan Kampung Aceh Batam

28 Warga Kampung Aceh Dinyatakan Posifif Mengonsumsi Narkoba

Sebanyak 28 orang warga yang hasil test urinenya positif mengandung zat obat-obatan terlarang dibawa ke kantor BNNP Kepri

28 Warga Kampung Aceh Dinyatakan Posifif Mengonsumsi Narkoba
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Aparat polisi juga menemukan senjata tajam saat razia narkoba bersama BNNP Kepri di Kampung Aceh, Rabu (1/2/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sebanyak 28 orang warga yang hasil test urinenya positif mengandung zat obat-obatan terlarang dibawa ke kantor BNNP Kepri.

‎Mereka terjaring dalam operasi bersinar yang dilaksanakan BNNP Kepri bersama-sama Polda Kepri dan Polresta Barelang di Kampung Aceh, Selasa (1/2) pagi.

"Sebanyak 28 orang positif sabu. Operasi ini kita laksanakan di sini karena kita tahu kampung aceh ini tempat dimana peredaran narkoba tertinggi. Sudah Zona merah. Sengaja kita laksanakan di awal tahun juga untuk mengetahui kondisi masyarakat di sini apakah banyak yang sudah menjadi pengguna narkoba," tutur Kabid Brantas dan Penindakan BNNP Kepri, AKBP Bubung.

‎Bubung menuturkan jika sudah diketahui hasilnya nanti, pihaknya pun akan melaksanakan kegiatan lanjutan di sana. Kegiatan tersebut yaitu pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat Kampung aceh selama setahun ini.

"Nanti akhir tahun kita test urine lagi, apakah jumlahnya meningkat atau ada penurunan. Syukur-syukur kalau turun. Harapan kita dengan kegiatan ini supaya kampung aceh menjadi kampung sehat," ucapnya.

Untuk selanjutkan ke 28 orang diduga terindikasi narkoba itu akan diamankan di kantor BNNP Kepri untuk menjalani assestmen kesehatan dan rehabilitasi.

"Berapa lama rehabilitasinya tergantung hasil assestmen kesehatan mereka masing-masing. Ada yang tiga bulan rehab, enam bulan rehab, atau bahkan setahun rehab," ucapnya.

‎Selain menjalani assestmen kesehatan, mereka juga akan didata secara akurat mengenai identitas dirinya. Pasalnya, saat dirazia banyak dari mereka yang tidak memegang identitas diri atau KTP.

"Ada yang bilang hilang, ketinggalan di kampung. Jadi untuk akuratnya apakah mereka warga sini atau bukan nanti dikantor.‎ Tapi diantara mereka memang ada satu dua orang yang sebelumnya pernah kita rehabilitasi juga. Program tahun 2015, ada 1313 orang yang kita rehabilitasi," tuturnya.

Selain mengamankan puluhan warga, tim juga mendapatkan barang bukti berupa setengah gram sabu dari tiga orang warga. Serta beberapa senjata tajam.

"Mereka sempat berusaha lari, barangnya dilempar. Tapi akhirnya kita tangkap. Ada saja juga yang diamankan, nanti akan kita dalami lagi dan koordinasi dengan kepolisian. Apakah sajam ini cuma hiasan atau digunakan untuk melawan," kata dia. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help