TribunBatam/

Polisi Minta Simpang Jam Tidak Ditutup Total. Ada Dua Opsi yang Bisa Dilakukan. Anda Pilih Mana?

Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Andar Sibarani mengatakan, sangat sulit jika Simpang Jam ditutup total karena Simpang Jam jantung transportasi

Polisi Minta Simpang Jam Tidak Ditutup Total. Ada Dua Opsi yang Bisa Dilakukan. Anda Pilih Mana?
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Proyek jalan layang Simpang Jam memasuki tahapan pengecoran badan jembatan. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Proyek pembangunan jembatan layang di Simpang Jam saat ini mulai memasuki tahap pengecoran bangunan jembatan.

Kendati hal itu tidak mengganggu lalulintas yang ada di bawah jembatan, namun pada April nanti, kawasan Simpang Jam akan ditutup selama dua bulan.

Hal ini karena badan jalan di bawah jembatan itu akan ditinggikan sekitar 1 meter.

Tentu saja hal ini sangat besar pengaruhnya pada lalulintas karena kawasan itu merupakan daerah padat kendaraan.

Apa yang dilakukan Satuan Lalulintas Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan menyikapi hal ini?

Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Andar Sibarani mengatakan, sangat sulit jika Simpang Jam ditutup total karena Simpang Jam jantung transportasi Kota Batam.

Karena itu, Andar memberikan dua opsi yang dapat dilakukan untuk pengembangan fly over tersebut tanpa harus menutupnya.

Pertama, menyelesaikan terlebih dahulu pembangunan jalan layang, sehingga bisa langsung digunakan untuk arus lalulintas di atasnya.

Atau yang kedua, melakukan penimbunan sebagian jalan terlebih dahulu.

Kondisi Simpang Jam Batam yang sedang dalam pembangunan pelebaran jalan, Munggu (31/10/2016).
Kondisi Simpang Jam Batam yang sedang dalam pembangunan pelebaran jalan. (facebook/teguh teguh)

"Kemarin masih ada keinginan untuk tutup total. Tapi dari analisa kita dan evaluasi dengan unit pendidikan dan rekayasa Satlantas, hal itu sangat sulit. Karena itu, kami meminta kepada kontraktor, kalaupun harus menutup jalan, sebaiknya ditutup sebagian," kata Sibarani.

Halaman
12
Penulis: Anne Maria
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help