TribunBatam/

BATAM TERKINI

Batam Ternyata Lebih Memikat Investor Singapura Dibanding Negara Lain. Terutama Terkait Hal Ini

Saat ini sejumlah pengusaha Singapura yang tergabung di Kadin Singapura, sedang mencari peluang investasi ke beberapa negara.

Batam Ternyata Lebih Memikat Investor Singapura Dibanding Negara Lain. Terutama Terkait Hal Ini
Tribun Batam/Argianto
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tawaran jangka waktu kepemilikan tanah di Batam masih lebih menarik bagi pengusaha dari Singapura, dibanding Vietnam.

Hal itu dikatakan Anggota 5/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Gusmardi Bustami, usai pertemuan dengan perwakilan Africa South East Asia Chamber of Commerce dan Singapore Business Federation di ruang Marketing Center BP Batam, Jumat (19/5/2017).

Dikatakan, saat ini sejumlah pengusaha Singapura yang tergabung di Kadin Singapura, sedang mencari peluang investasi ke beberapa negara, seperti di Indonesia, Myanmar, Vietnam. Termasuk juga Batam. Dari beberapa pilihan itu, Batam masih jadi daerah tujuan investasi yang menarik.

"Mereka katakan Batam lebih baik dari Vietnam. Kita cover jangka waktu kepemilikan tanah maksimum 80 tahun. Di Vietnam dari 60 tahun diturunkan jadi 30 tahun untuk industri," kata Gusmardi.

Baca: Kapolresta Ingatkan Perusahaan Untuk Siapkan THR Pekerja. Ini Sebabnya

Baca: Kenali Empat Jenis Bau Mulut dan Penyebabnya

Baca: BNI Sosialisasikan Tabungan Simpanan Pelajar. Ini Istimewanya

Dengan keunggulan itu, dia menilai posisi Batam memiliki kesempatan untuk menarik lebih banyak lagi investor dari luar negeri. Terutama investor dari Singapura. Lantaran kedekatan posisi Batam dari Singapura.

Pada kesempatan itu, BP Batam juga menjelaskan sejumlah fasilitas dan kemudahan lainnya yang bisa didapat investor jika berinvestasi di Batam.

"Kami sampaikan di Batam ada fasilitas mempermudah perizinan hanya 3 jam. Mereka suprise, dan itu sudah dibuktikan," ujar Gusmardi. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak, Sabtu 20 Mei 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help