Korupsi Proyek KTP Elektronik

Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Dana e-KTP dari Miryam S Haryani

Miryam S Haryani, selain diduga menerima pemberian uang sebesar 1,2 juta dolar AS, juga membagi-bagikan sebagian uang itu ke anggota Komisi II DPR.

Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Dana e-KTP dari Miryam S Haryani
TRIBUNNEWS.COM
Miryam S Haryani 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang kasus korupsi KTP-elektronik (KTP-e) mengungkap, mantan anggota Komisi II DPR RI, Miryam S Haryani, selain menerima pemberian uang sebesar 1,2 juta dolar AS, juga membagi-bagikan sebagian uang itu kepada seluruh anggota Komisi II DPR.

Hal itu dikemukakan JPU dalam sidang pembacaan surat tuntutan terhadap terdakwa kasus korupsi KTP-e, Irman dan Sugiharto, di Pengadilan Tipikor Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2017)

"Miryam S Haryani menerima sejumlah 1,2 juta dolar AS dengan perincian sebagai berikut," kata Jaksa Irene Putri, saat membacakan surat tuntutan JPU.

Kemudian setelah merinci tahapan pemberian uang kepada Miryam S Haryani sejumlah 1,2 juta dolar AS itu, JPU menyebutkan, sejak tahun 2011 sebagian uang yang diberikan kepada Miryam dibagi-bagikan kepada seluruh anggota Komisi II.

Masih menurut JPU, pembagian uang kepada semua anggota Komisi II DPR itu berlangsung dua tahap. Berikut tahapan pembagian dan nama-nama anggota Komisi II DPR yang menerima pembagian uang dari Miryam.

Baca: Jelang Lebaran, KPK Peringatkan Dua Hal Ini pada Seluruh Pejabat

Baca: Terduga Penerima Suap Ramai-ramai Kembalikan Uang ke KPK

Baca: TERUNGKAP. Inilah Daftar Pihak yang Diduga Terima Cipratan Dana KTP Elektronik

Pembagian tahap pertama dan nama-nama penerimanya:

1. Kepada 4 orang pimpinan Komisi II DPR yang terdiri dari Chaeruman Harahap, Ganjar Pranowo, Teguh Juwarno dan Taufik Effendi masing-masing sejumlah 3 ribu dolar AS.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help