TribunBatam/

WASPADALAH. Konsumsi Gula Berlebih Berisiko Rusak Mood

Mereka yang sering mengasup gula cenderung bisa membuat kita merasa cemas dan memperburuk depresi.

WASPADALAH. Konsumsi Gula Berlebih Berisiko Rusak Mood
rdcom
ilustrasi gula pasir 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Efek mengonsumsi banyak gula ternyata tak semanis rasanya. Malah, konsumsi gula bisa merusak mood. Mereka yang sering mengasup gula cenderung bisa membuat kita merasa cemas dan memperburuk depresi.

Masalahnya, tak mudah menghindari gula. Si manis ini sering bersembunyi di sejumlah makanan yang kita anggap sehat. Misalnya saja jus buah yang kandungan gulanya bisa melebihi takaran harian yang disarankan.

Bagaimana gula bisa memengaruhi mood?

- Saat kita mengonsumsi gula, tubuh harus menangkalnya dengan melepaskan insulin, yang menyebabkan penurunan glukosa darah secara cepat. Untuk mengimbanginya, tubuh melepaskan adrenalin. Kondisi tersebut menempatkan tubuh dalam mode "fight or flight" yang dapat memicu kecemasan.

- Gula juga menyebabkan peradangan, yang berarti Anda melepaskan zat inflamasi yang disebut sitokin, dan ini terkait dengan depresi. Peradangan juga mempercepat penuaan dan dapat mempengaruhi elastisitas kulit. Jadi, jika Anda ingin kulit bercahaya dan juga merasa lebih bahagia, batasi asupan gula.

- Efek berbahaya lainnya adalah gula sangat adiktif (beberapa ahli telah menyamakan sifat adiktif gula dengan kokain). Bila Anda ingin melakukan detoks gula di tubuh, Anda akan merasakan efek yang buruk sebelum akhirnya mulai terasa lebih nyaman. Dibutuhkan waktu sekitar 48 jam untuk mencoba menghilangkan hasrat mengkonsumsi makanan atau minuman manis.

Baca: Tertarik Terapi Plasenta untuk Kecantikan? Baca Dulu Efek Negatif yang Ditimbulkannya

Baca: Selama Buron, di Tempat Inilah Pembunuh Italia Chandra Bersembunyi

Baca: Pendukung Ahok Bakal Lakukan Ini Tiap Bulan Hingga Ahok Keluar Penjara

Namun ternyata rentang waktu tersebut tak cukup, inilah sifat dari sesuatu yang adiktif. Anda berpotensi mengalami sakit kepala atau perubahan suasana hati saat mencoba menghindari gula.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help