KARIMUN TERKINI
Jika Saipem Lakukan PHK, Tiga Perusahaan Baru Ini Justru Bakal Butuh Ribuan Pekerja Baru
Meski Saipem menggelar PHK besar-besaran, namun tak lama lagi sejumlah perusahaan di Karimun akan beroperasi dan merekrut pekerja besar-besaran.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengakui, kebijakan PHK besar-besaran yang dilakukan PT SIKB membuat ekonomi Karimun terganggu. Khususnya sektor ketersedian lapangan pekerjaan bagi warga.
Namun begitu, Rafiq tetap optimistis kondisi itu tidak akan berlangsung lama. Pasalnya, tak lama lagi sejumlah perusahaan di Karimun akan beroperasi dan merekrut pekerja besar-besaran.
Baca: Bupati Carikan Peluang Kerja di Subcon Bagi Korban PHK Saipem
Baca: Meski Tersedia Tenda, Korban Kebakaran Pilih Mengungsi di Rumah Saudara
Baca: BERSIAPLAH. Besok Listrik Mati Empat Jam di Karimun. Catat Lokasi dan Jadwalnya
Di antaranya PT Grace Marine Shipyard di Kelurahan Sungai Raya. Kemudian pulau Asam juga tinggal menunggu pengesahan dari pemerintah pusat untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Tiga perusahaan sudah menyatakan minat untuk menanamkan investasi.
“Jika terealisasi secepatnya, mereka (KEK Pulau Asam,red) akan menyerap tenaga kerja kurang lebih 4.000 orang. Begitu juga PT Jaya Anurya Karimun di Coastal Area, itu juga akan butuh tenaga kerja. Jadi, mari jaga iklim investasi yang sudah baik ini dengan tidak berbuat anarkis,” pinta Rafiq. (*)
*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Minggu, 15 Juli 2017