TribunBatam/

BATAM TERKINI

Prestasi dan Beban Kerja Bedakan Nilai Tunjangan ASN. Begini Cara Hitungnya

Untuk tunjangan beban kerja ini dibagi lagi antara eselon II, III, IV dan staf. Mengacu ke anggaran yang dikelola di dinas masing-masing.

Prestasi dan Beban Kerja Bedakan Nilai Tunjangan ASN. Begini Cara Hitungnya
Istimewa
Ilustrasi PNS 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemko Batam, Ardiwinata mengungkapkan, tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batam terbagi menjadi dua bagian.

Pertama, tunjangan prestasi kerja. Tunjangan ini disesuaikan dengan tingkat kehadiran ASN.

Kedua, tunjangan beban kerja disesuaikan dengan realisasi target kerja. Ardiwinata mengatakan, dahulunya tunjangan ini hanya diterima pejabat struktural.

Namun berdasarkan Perwako Nomor 2 tahun 2017 tidak lagi. "Semua ASN bisa dapat sesuai dengan beban kerja masing-masing. Besarannya setiap bulan fluktuatif," kata Ardi.

Dia melanjutkan, untuk tunjangan beban kerja ini dibagi lagi antara eselon II, III, IV dan staf. Mengacu ke anggaran yang dikelola di dinas masing-masing.

Baca: Standar Gaji Pokok ASN Sama Seluruh Indonesia. Ternyata Ini Pembeda Gaji Antar Daerah

Baca: Sebagian Jembatan Sudah Tersambung, Fly Over Simpang Jam Ditargetkan Selesai November

Baca: Soal Rencana Redominasi Rupiah, Ini Pesan Presiden pada Menteri Keuangan

"Tunjangan beban kerja tergantung eselon, tunjangan prestasi kerja tergantung golongan," ujar dia.

Dengan adanya tambahan penghasilan pegawai ini, seorang ASN bisa mendapatkan tunjangan karena prestasi kerja paling sedikit Rp 1,9 juta hingga Rp 4 juta per bulannya, di luar gaji pokoknya.

Penghasilan itu belum lagi ditambah dengan tunjangan karena beban kerja.

"Kalau tunjangan karena beban kerja, paling tinggi sekitar Rp 23 juta, paling kecil sekitar Rp 6 juta. Tapi besarannya fluktuatif setiap bulan sesuai kinerja," kata Ardi.

Lebih lanjut soal tunjangan yang dianggarkan di APBD Kota Batam 2017 tersebut, Ardi juga mengingatkan, seharusnya sudah tidak ada alasan lagi bagi ASN untuk tidak bekerja. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help