TribunBatam/

BATAM TERKINI

Pemadaman Listrik Tak Akan Sentuh Sektor Industri. Simak Alasan PLN Batam

Pemadaman listrik hanya akan terjadi pada pemukiman warga alias konsumen rumah tangga dan tak akan menyentuh pelanggan sektor industri. Ini Sebabnya.

Pemadaman Listrik Tak Akan Sentuh Sektor Industri. Simak Alasan PLN Batam
Ilustrasi kawasan industri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Bright Batam melakukan pemadaman listrik bergilir dalam beberapa hari terakhir.

Namun pemadaman listrik hanya akan terjadi pada pemukiman warga alias konsumen rumah tangga. Sementara untuk sektor Industri diprioritaskan tidak dilakukan pemadaman, Kamis (14/9/2017).

Manager Humas Bright PLN Batam, Bukti Panggaebean, mengakui pemadaman listrik yang sudah berlangsung sejak 4 September 2017) lalu akan akan dilakukan di kompleks perumahan.

Sementara untuk sektor industri belum ada dilakukan pemadaman listrik.

"Kalau untuk sektor industri tetap hidup, tidak ada kita lakukan pemadaman, namun kita terpaksa melakukan pemadaman hanya pada konsumen rumah warga," ujarnya.

Kenapa sektor industri tak alami pemadaman listrik? 

Baca: Bandara Hang Nadim Datangkan Mobil Penyapu Jalan Baru. Ini Keunggulannya

Baca: Gunakan Kamera Buatan Amerika, Ini Dia 20 Lokasi di Batam yang Bakal Dipasang CCTV

Baca: Hari Ini, Pemko Mulai Sebar CCTV di Sejumlah Titik di Wilayah Batam

"Sebab jika sektor industri, seperti perusahaan, mal, pabrik, pemerintahan, rumah sakit, bandara, pelabuhan dan sekolah tentu akan mengganggu iklim bisnis dan mengganggu investor. Jadi, kita usahakan tidak padam, agar investasi di Batam tidak terganggu akibat pemadaman listrik bergilir,"ujarnya 

Apalagi, untuk wilayah Batam, jumlah pelanggan sektor rumah tangga lebih banyak dibanding sektor industri. Yakni 37 persen untuk konsumen rumah tangga dan sektor  industri kurang lebih berkisar 27 persen.

"Saat ini biaya operasional berkurang. Sebab sebelumnya bisnis industri di Batam bisa menopang biaya pokok produksi (BPP) listrik sektor rumah tangga. Namun, karena saat ini konsumsi listrik rumah tangga di Batam semakin meningkat inilah yang menjadi salah tujuan kita mengajukan kenaikan 15 persen yang saat ini sedang menunggu hasil dari Pemerintah," katanya. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Jumat 15 September 2017

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help