APBD 2018 Ketuk Palu! Pegawai Negeri di Karimun Batal Terlambat Gajian! Ini Besaran Gajinya!

APBD 2018 Ketuk Palu! Pegawai Negeri di Karimun Batal Terlambat Gajian! Ini Besaran Gajinya!

APBD 2018 Ketuk Palu! Pegawai Negeri di Karimun Batal Terlambat Gajian! Ini Besaran Gajinya!
tribunbatam/elhadif putra
Suasana penandatanganan APBD 2018 Kabupaten Karimun 

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Karimun tahun anggaran 2018 akhirnya disahkan, Kamis (30/11/2017) sekira pukul 23.57 WIB.

Baca: Ini Bajak Laut Paling Ditakuti di Samudera Indonesia! Mengejutkan Makamnya Ramai Peziarah! Ada Apa?

Baca: Mengejutkan! Inilah Posisi Bercinta Paling Berbahaya! Begini Hasil Penelitiannya!

Baca: Ehem! Inilah 5 Zodiak Pemilik Gairah Intim Tinggi! Nomor 4 Bikin Penasaran! Anda Termasuk?

Pengesahan ini sesuai dengan waktu sebagai yang ditetapkan undang-undang, yakni satu bulan sebelum habisnya masa anggaran.

"Malam ini kita telah dapatkan pengesahan nota keuangan RAPBD tahun anggaran 2018 sebagaimana prosedur yang berlaku. Nanti kita cetak baru bisa nampak ," kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Jumat (1/12) dini hari.

Ditambahkan Wakil DPRD Karimun, Bakti Lubis, meskipun bekerja secara maraton dengan waktu yang sangat terbatas namun pengajuan, pembahasan-pembahasan hingga dengan penandatanganan pengesahan dapat dilaksanakan dengan baik.

Karena sesuai dengan aturan, daerah yang terlambat memutuskan atau menetapkan anggaran akan menerima sanksi administrasi, yakni berupa penundaan keuangan kepada daerah, aparatur tidak diberi gaji selama enam bulan dan pengurangan dana dari pusat.

"Kita bahas dua kali dalam 24 jam. Tidur hanya dua jam saja," ujar Lubis.

Seblumnya Pemerintah Kabupaten Karimun mengajukan KUA dan PPAS RAPBD ke DPRD Karimun. Adapun target pendapatan daerah dalam RAPBD tahun 2018 sebesar Rp 1.277.497.207.635, atau naik sekitar 10,04 persen dari target APBD murni tahun 2017 yang sebesar Rp 1.160.916.573.901.

Adapun rincian dari target pendapatan daerah tersebut berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp 352.757.543.449, Dana Perimbangan sebesar Rp 780.160.682.000 dan pendapatan daerah lain-lain yang sah sebesar Rp 138.578.982.186.

Untuk belanja daerah tahun anggaran 2018 diperkirakan ikut meningkat sebesar 15,18 persen. Diproyeksikan belanja daerah tahun anggaran 2018 sebesar Rp 1.452.764.856.245. Sementara belanja daerah pada APBS murni tahun anggaran 2017 sebesar Rp 1.261.307.054.442.

Dalam sektor penerimaan dan devisit, penerimaan pembiayaan di proyeksikan sebesar Rp 175.267.648.610. Sedangkan pengeluaran pembiayaan tidak ada. sehingga pembiayaan Netto dalam RAPBD Kabupaten Karimun tahun anggaran 2018 adalah sebesar Rp 175.267.648.610. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help