Mattia Celakai 8 Anggota Keluarganya Pakai Zat tak Berbau tapi Mematikan. Dia Anggap Mereka 'Kotor'

Zat ini tak berbau, tak berasa dan larut dalam air, menjadikannya kerap digunakan sebagai senjata pembunuh.

Mattia Celakai 8 Anggota Keluarganya Pakai Zat tak Berbau tapi Mematikan. Dia Anggap Mereka 'Kotor'
tribunlampung
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, ROMA - Seorang pemuda di Italia ditangkap setelah dituduh melakukan pembunuhan terhadap tiga anggota keluarga menggunakan racun tikus.

Pemuda tersebut, Mattia del Zotto (27) dituduh telah membunuh kakek dan nenek serta bibinya menggunakan zat berbahaya yang disebut thallium, yang banyak digunakan sebagai racun tikus.

Zat thallium adalah jenis logam lunak yang berbahaya bagi manusia.

Zat ini tak berbau, tak berasa dan larut dalam air, menjadikannya kerap digunakan sebagai senjata pembunuh.

Disampaikan jaksa penuntut umum Maria Luisa Zanetti kepada media setempat, tersangka melakukan perbuatan keji tersebut dengan alasan para korban sudah "kotor".

Tak hanya meracuni tiga korban, del Zotto juga diketahui telah meracuni lima anggota keluarganya yang lain.

Baca: TAHUKAN ANDA Mengapa Minggu Hari Libur di Indonesia? Ternyata Akar Sejarahnya dari Bangsa Romawi

Penyelidikan menemukan del Zotto mendapatkan thallium dengan membeli secara online dari sebuah perusahaan di Padua, dekat Venesia.

Dia lantas memercikkan zat berbahaya itu ke perangkat makan serta minuman para korban.

Sang kakek yang berusia 94 tahun dan neneknya 88 tahun, serta bibi yang berusia 62 tahun meninggal akibat keracunan pada bulan Oktober lalu.

Sementara lima anggota keluarga lainnya dilaporkan dirawat di rumah sakit.

Dilansir AFP, polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu setelah memeriksa surel dari komputer pelaku yang memuat pesanan zat thallium dan juga bukti pembelian dan pengiriman.

Ibu tersangka mengatakan pada penyidik, anaknya telah menjadi aneh dengan menyebut  orang-orang hanya diizinkan mengonsumsi makanan yang "penting".

(kompas.com/Agni Vidya Perdana)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved