OTT Pungli PLN Karimun. Modusnya, Disuruh Pakai Meteran Bekas, Malah Didenda Rp 32 Juta

Seorang oknum pegawai PLN Rayon Tanjungbalai karimun ditangkap oleh Tim Saber Pungli Polres Karimun, Selasa (13/2/2018).

OTT Pungli PLN Karimun. Modusnya, Disuruh Pakai Meteran Bekas, Malah Didenda Rp 32 Juta
Oknum petugas PLN Tanjungbalai Karimun diperiksa Unit III setelah tertangkap OTT pungli, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Tribunnews Bata, Elhadif Putra

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang oknum pegawai PLN Rayon Tanjungbalai karimun ditangkap oleh Tim Saber Pungli Polres Karimun, Selasa (13/2/2018).

Menurut informasi, korban berinisial Ij diharuskan membayar denda sebesar Rp 32 juta oleh Cht alias Indra (30).

Pria asal Buru tersebut memaparkan kejadian yang membuatnya diperas oleh oknum pegawai BUMN yang bergerak di bidang kelistrikan itu.

Baca: BREAKINGNEWS: Tim Saber Pungli Karimun Operasi Tangkap Tangan Pegawai PLN Tanjungbalai!

Baca: Kabar OTT Pungli Hebohkan Kantor Camat Bintan Timur! Benarkah Ada Penangkapan?

Ij yang diwawancarai melalui ponselnya pada Selasa sore mengatakan, pada dua tahun lalu, ia ingin melakukan pemasangan listrik baru di rumahnya.

Pada saat itu, Indra yang merupakan Kasubsi PLN Rayon Tanjungbalai Karimun di wilayah Buru menyarankan untuk memasang meteran listrik bekas atas nama orang lain dengan biaya pemasangan sebesar Rp 5 juta.

Kepada Ij, Indra meyakinkan jika tidak akan ada masalah di kemudian hari.

"Saya mau pasang yang baru, tetapi katanya tak ada (meteran) yang baru. Dia yang nyarankan pasang meteran bekas. Saya tanya, apakah tidak akan menjadi masalah? Katanya tak ada masalah. Ya sudah, yang penting bagi saya lampu di rumah saya menyala dan tak ada masalah dikemudian hari," terang Ij.

Halaman
12
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help