Pilpres 2019, Gerindra Mulai Panaskan Prabowo-Jokowi. Fadli: Rematch! Begini Peta Koalisinya!

Ia memprediksi hanya ada dua capres yakni Jokowi dan Prabowo pada Pemilu 2019

Pilpres 2019, Gerindra Mulai Panaskan Prabowo-Jokowi. Fadli: Rematch! Begini Peta Koalisinya!
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto dan nomor urut 2 Joko Widodo bersalaman usai debat capres 2014 putaran ketiga, di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/6/2014). Debat capres kali ini mengangkat tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional. 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA-Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memprediksi Presiden Jokowi dan ketua umumnya Prabowo Subianto akan kembali berhadapan di Pemilu 2019.

"Ya Pak Jokowi kan incumbent. Lalu Pak Prabowo. Mungkin enggak tahu ada calon ketiga atau ini lagi. Rematch," kata Fadli di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Minggu (18/2/2018).

Baca: Terungkap! Inilah Fakta Mengejutkan di Balik Heboh Video Paspampres dan Anies Baswedan!

Baca: Inilah 4 Partai Baru Peserta Pemilu 2019, Sosok di Baliknya Tak Bisa Diremehkan!

Baca: Terungkap! Siapa Lebih Kaya, Julianto Tio atau Ahok? Bandingkan Foto-foto Penampakan Rumah Mereka!

Baca: Inilah Keistimewaan Mobil Mewah Andalan Prabowo Subianto! Mengejutkan Harga Awal Belinya!

Baca: Inilah Cleopatra, Ratu Cantik Penakluk Kaisar Romawi! Siasat Ranjangnya Mengejutkan!

Ia memprediksi hanya ada dua capres yakni Jokowi dan Prabowo pada Pemilu 2019. Sementara itu, Fadli menilai kecil kemungkinan muncul capres baru.

Menurut dia, peta koalisi ke depan masih sangat cair. Kata Fadli, meski Gerindra dekat dengan PKS,

namun partainya juga menjalin komunikasi dengan partai lainya sehingga terbangun koalisi yang solid dan kuat.

Ia memprediksi peta koalisi baru akan terlihat jelas pada September mendatang. Fadli pun mengatakan saat ini juga ada tren baru di mana pimpinan parpol berlomba-lomba untuk menjadi capres atau cawapres.

"Kalau sekarang kan hampir semua mau jadi capres dan cawapres. Apa lagi pimpinan parpol karena ada sistem yang baru sama sekali kita alami yaitu serentak.

Yaitu pilpres dan pileg bareng. Artinya kampanye anggota calon legislatif pun mengaitkannya dengan capres," lanjut dia. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help