Setelah Naik Gila-Gilaan, Mata Uang Bitcoin Mulai Meredup. Kini Nilainya tak Sampai 10.000 Dolar AS

Pasar mata uang virtual mulai meredup setelah beberapa bulan lalu sempat naik daun hingga Rp 200-an juta per coinnya.

Setelah Naik Gila-Gilaan, Mata Uang Bitcoin Mulai Meredup. Kini Nilainya tak Sampai 10.000 Dolar AS
internet
Ilustrasi bitcoin 

TRIBUNBATAM.ID- Pasar mata uang virtual mulai meredup setelah beberapa bulan lalu sempat naik daun hingga Rp 200-an juta per coinnya.

Data dari CoinMarketCap pada Kamis (22/2/2018) memperlihatkan pasar mata uang virtual melemah.

Hal itu terlihat dari 100 mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar yang indeksnya memerah pada perdagangan Kamis.

Baca: Bitcoin Makin Menggila dan Tembus Rp 249,4 Juta. Kata 5 Miliarder Ini Justru Bubble dan Kejahatan

Baca: INILAH 10 Orang Terkaya di Dunia Berdasarkan Kepemilikan Bitcoin. Nomor 1 Ternyata Pemilik Ripple

Mata uang virtual bitcoin juga melemah 8 persen di Kamis, akibat tren menurun tersebut (bearish).

Di Kamis, bitcoin turun 8 persen di bawah 10.000 dollar AS atau di bawah Rp 135 juta, tepatnya 9.958 dolar AS.

Performa mata uang virtual atau mata uang kripto pada Kamis (22/2/2018) waktu AS.
Performa mata uang virtual atau mata uang kripto pada Kamis (22/2/2018) waktu AS. (Dok. CoinDesk)

Pelemahan tertinggi lain diderita Ripple (XRP) yang turun 8,89 persen di Kamis.

Padahal di hari yang sama Ripple mengumumkan lima mitra pembayaran baru.

Dengan demikian, hadirnya berita bagus mengenai mata uang virtual tidak mampu mengangkat tren penurunan mata uang kripto.

Baca: Inilah Bahaya Yang Mengintai Pemilik Mata Uang Virtual! Bagaimana Bitcoin di Batam?

Baca: Tak Hanya Bitcoin yang Anjlok, Saham-Saham AS pun Berguguran. Ada Apa dengan Ekonomi AS?

Baca: MENGEJUTKAN, Nilai Bitcoin Hari Ini Anjlok Sampai Rp 90-an Juta. Terendah Sejak November

Total nilai mata uang kripto sendiri mencapai 445 miliar dolar AS, atau turun 15 persen dibandingkan penutupan tertinggi pada 18 Februari 2018 di 519 miliar dolar AS.(kompas.com)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved