RSUD Kepri Resmi Beroperasi Penuh! Gubernur Bercanda Soal Perawat! Begini Kehebohannya!

Nurdin kemudian meminta tenaga medis, para perawat dan dokter untuk melayani pasien dengan senyum

RSUD Kepri Resmi Beroperasi Penuh! Gubernur Bercanda Soal Perawat! Begini Kehebohannya!
tribunbatam/thom limahekin
Gubernur Kepri Nurdin saat peresmian pengoperasian penuh RSUD Kepri, Kamis (1/3/2018) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Celetukan gubernur Kepri H Nurdin Basirun pada acara peresmian pengoperasian secara penuh RSUD Kepri Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang, Kamis (1/3/2018) sempat menuai gelak tawa.

Nurdin sendiri mengaku senang menginap dan dirawat di RS milik pemerintah provinsi Kepri tersebut.

"Karena di sini perawatnya manis-manis. Jadi, kita nyaman tinggal di sini," ujar Nurdin sambil tertawa.

Baca: Heboh! Bahagia Hidup Poligami! Pria Ini Blak-blakan Ungkap Rahasia Rukunkan Dua Istri Cantik!

Baca: Mengejutkan! Inilah 5 Makanan Terlarang di Sejumlah Negara! Nomor 1 Paling Ditakuti Singapura!

Baca: Halo Pak Gub! RSUP Kepri Miliki Fasilitas Scan MRI, Hanya Tak Ada Spesialis Kanker!

Baca: Mengejutkan! Napi Kabur dari Lapas Tanjungpinang Ternyata Pernah Kabur Dan Tertangkap!

Nurdin kemudian meminta tenaga medis, para perawat dan dokter untuk melayani pasien dengan senyum. Sebab, dengan pelayanan demikian, pasien akan nyaman berada di RS.

"Kalau pasiennya sudah nyaman maka sakitnya pasti akan sembuh," ungkap gubernur Kepri tersebut.

Direktur RSUD Kepri Raja Ahmad Tabib, Muchtar Lutfi Munawar mengatakan pegawai yang berkarya berjumlah 644 orang. Mereka terdiri dari 242 pegawai negeri sipil, 27 pegawai tidak tetap, 19 tenaga kontrak dan 356 tenaga kerja harian lepas.

"Pada awalnya, ada 70 unit tempat tidur. Lalu ditambah lagi menjadi 200 unit tempat tidur. Saat ini jumlahnya menjadi 219 unit," ungkap Lutfi.

Peningkatan pelayanan di RSUD Kepri ini berpengaruh pada jumlah kunjungan pasien. Lutfi menginformasikan bahwa dahulu ada sekitar 100 pasien berkunjung setiap hari. Namun, sekarang sekitar 400 pasien datang berobat di RS tersebut.

"Saat ini ada 23 pelayanan spesialistik. Ada spesialis pelayanan anak, bedah umum, bedah saraf, kesehatan jiwa, penyakit dalam, kulit, paru, THT dan lain-lain," terang Lutfi. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help