Proses e-KTP Terkendala Koneksi Internet, Disdukcapil Anambas Terbitkan Surat Keterangan Ini!

Proses e-KTP masih terkendala koneksi internet, Disdukcapil Anambas menerbitkan surat keterangan identitas. Ini fungsinya!

Proses e-KTP Terkendala Koneksi Internet, Disdukcapil Anambas Terbitkan Surat Keterangan Ini!
youtube
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kepulauan Anambas mengklaim presentase cetak Kartu Tanda Penduduk elektronik mencapai enam pulu persen.

Agus Basir, Kepala Organisasi Perangkat Daerah itu mengatakan, presentase ini berdasarkan jumlah penduduk Anambas terhitung hingga bulan Maret 2018 dengan jumlah mencapai 45.254 jiwa.

Baca: Heboh! Penampakan Misterius 5 Buaya Muara di Waduk Gesek! Ini Pengakuan Petugas Waduk!

Baca: Mengenal Kopaska! Pasukan Elite TNI AL Berjuluk Hantu Laut! Begini Sejarah Topeng Tengkoraknya!

Baca: Heboh! Omongannya Dipotong Fadli Zon, Begini Jawaban Cerdas Mahfud MD!

"Secara presentase berdasarkan ‎jumlah penduduk yang ada per bulan Maret 2018 mencapai enam puluh persen," ujarnya Rabu (4/4/2018). Proses pengiriman data dari daerah ke Pemerintah Pusat,

diakuinya masih menjadi kendala dalam proses pembuatan KTP elektronik ini. Sistem yang bersifat online, diakuinya masih menjadi kendala, terlebih dengan kondisi jaringan telekomunikasi di Anambas.

Seratus blanko pun, paling sedikit bisa habis dalam waktu lima hari tidak hanya untuk kepengurusan KTP, melainkan untuk kepengurusan dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, kartu keluarga dan lain sebagainya.

‎"Dalam hal ini, kami juga mengejar dan menyelesaikan target dari Pemerintah Pusat bahwa untuk penduduk usia 18 tahun ke atas sudah harus memiliki identitas yang lengkap pada tahun 2025 mendatang," ungkapnya.

Baca: Sempat Jadi Pergunjingan Nasional, Goyangnya Terkenal. Inilah 4 Ladang Harta Pedangdut Zaskia Gotik!

Baca: Ahok Resmi Bercerai! Terungkap Inilah 5 Tokoh Dunia yang Bernasib Sama! Nomor 2 Mengejutkan!

Masyarakat yang ingin melakukan perubahan data pada kartu identitasnya pun, saat ini tidak perlu lagi berlama-lama dalam melakukan pengurusan.

Pelayanan data cepat, diklaim bakal dilayani dengan baik selama nomor identitasnya bisa dipertanggungjawabkan. Ia mengatakan, surat keterangan yang banyak dipegang sebagai identitas pengganti untuk sementara waktu berlaku selama enam bulan lamanya.

Surat keterangan berbentuk mirip dengan KTP elektronik ini pun, diakuinya juga berlaku untuk keperluan Pemilu bahkan untuk Pemilihan Kepala Desa.

‎"Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi. Karena, surat keterangan ini tidak mudah untuk dipalsukan. Ada nomor dan kode yang terletak pada masing-masing surat keterangan itu," bebernya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help