Dua Panitia Tarian Erotis Jadi Tersangka. Kasat Reskrim: Ancaman Hukuman Maksimal 15 Tahun

Menurut Suharta, kedua tersangka tersebut akan dijerat dengan Undang-Undang Pornografi. Adapun ancaman hukumannya adalah penjara

Dua Panitia Tarian Erotis Jadi Tersangka. Kasat Reskrim: Ancaman Hukuman Maksimal 15 Tahun
Istimewa/youtube
Penonton menyaksikan tarian erotis yang dilakukan tiga perempuan di Pantai Kartini, Jepara, Sabtu (14/4) 

TRIBUNBATAM.ID - Proses hukum kasus tarian erotis berlanjut. Dua orang panitia dijadikan tersangka.

Itu yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal Polres Jepara, Jateng, terkait kasus kasus tarian erotis dalam acara klub motor di Pantai Kartini, Jepara. Video tarian ini viral di media sosial.

"Kedua tersangka adalah panitia acara reuni klub motor itu, sementara itu. Kemungkinan lain masih dalam proses penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Suharta, Minggu (15/4/2018).

Baca: Polisi Langsung Tahan Panitia Acara yang Suguhkan Tarian Erotis

Baca: Bangun dari Mati Suri, Wanita Ini Cerita tentang Kondisi Neraka. Aku Tak Mau ke Sana!

Menurut Suharta, kedua tersangka tersebut akan dijerat dengan Undang-Undang Pornografi. Adapun ancaman hukumannya adalah penjara.

"Melanggar Undang-Undang Pornografi yang di dalamnya juga terdapat pornoaksi. Ancaman maksimal 15 tahun penjara," kata Suharta.

Sementara Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, dalam kasus yang mempertontonkan tiga orang perempuan berbikini berjoget sensual di muka umum itu, polisi fokus mendalami peran masing-masing yang diduga terlibat.

Selain panitia acara klub motor itu, ketiga perempuan yang menari erotis tersebut juga dimintai keterangan. Sesuai aturan hukum, menurut Kapolres, tak menutup kemungkinan juga tiga penari erotis tersebut dijerat pidana. "

Kami masih dalami kasus ini. Semua tergantung peran masing-masing. Selain panitia, ketiga perempuan yang berjoget dengan pakaian minim itu juga bisa terkena sanksi," kata Yudianto.

Kasus ini berawal saat video amatir yang tersebar melalui media sosial mengabadikan tiga orang perempuan yang hanya mengenakan bikini berjoget sensual di muka umum dengan diiringi house music.

Manajer Pantai Kartini Jepara, Joko Wahyu Sutejo, membenarkan jika tarian erotis itu digelar di pantai Kartini Jepara. Pihaknya mengaku kecolongan karena peristiwa itu terjadi tanpa sepengetahuan pihaknya.

"Kami terkejut ternyata izinnya tidak sesuai dengan yang diajukan semula. Selama ini kami melarang kegiatan berbau maksiat," kata Joko. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul kasus tarian erotis di jepara polisi tetapkan dua tersangka

Editor: dwie sudarlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help