Kasus BAJ Batam! Tersangka Nasihan Segera Disidangkan, Berkas Dakwaan Selesai Disusun!

Kejati Kepri telah melimpahkan berkas penyidikan dan tersangka kasus dugaan korupsi asurasni BAJ Batam, Nasihan ke PN Tanjungpinang!

Kasus BAJ Batam! Tersangka Nasihan Segera Disidangkan, Berkas Dakwaan Selesai Disusun!
TribunBatam/Wahib Waffa
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Kejati Kepri melimpahkan Nasihan, tersangka kasus dugaan korupsi asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (26/4/2018) segera disidangkan.

Santonius Tambunan, Humas PN Tanjungpinang membenarkan bahwa berkas penyidikan yang dikemas dalam dakwaan sudah dilimpahkan. Pelimpahan ini telah teregister dengan nomor II/pid.sus.PTK/2018/PN TPG.

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Alasan Amerika Diyakini Tak Berani Serang Indonesia! Nomor 2 Tak Terbantah!

Baca: Hanya Bermodal Stetoskop dan Masker, Remaja Ini Hebohkan Rumah Sakit! Begini Aksinya!

Baca: Heboh! Temukan Pegawai Honorer Kerja di PT Saipem, Pemkab Karimun Kebakaran Jenggot!

Baca: Ngeri! Aksi Pembegalan di Tiban! Uang Rp 25 Juta Hilang, Korban Ngaku Ditodong Sajam!

"Sudah dilimpahkan. Namun kita belum menentukan jadwal sidang perdana yang akan digelar. Sedang kita susun,"kata Santonius Tambunan saat dikonfirmasi di PN Tanjungpinang Jumat (27/4/2018).

Namun sejumlah hakim telah ditunjuk untuk menyidangkan kasus tersebut. Di antaranya hakim ketua Corpioner, Guntur Kurniawan, dan Suherman. Sedangkan untuk jaksa penuntut umum (JPU) yakni Hartam Ediyanto.

Sedangkan Aspidsus Kejati Kepri Ferry Tass saat dihubungi mengaku optimis bahwa sidang yang akan digelar nanti pihaknya meyakini akan dapat maskimal dalam menjerat sesuai perbuatannya Nasihan yang merugikan negara Rp 55 miliar.

"Saya optimis semua berjalan maksimal. Kita pastikan berkas penyidikan yang kita susun sudah berkualitas demi hukum yang berkeadilan," tuturnya.

Kasus ini merupakan korupsi penyertaan dana asusransi para pegawai Pemko kota Batam kepada asuransi BAJ. Namun. Diduga pihak pengacara BAJ dan jaksa pengacara negara bermain hingga merugikan negara Rp 55 miliar.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help