Berita Karimun

BREAKINGNEWS: Pemkab Karimun Bayarkan THR PNS dan Tenaga Honorer! Bupati Ngaku Masih Berutang!

Pemkab Karimun bayarkan THR buat PNS dan tenaga honorer. Namun Bupati Rafiq mengaku Pemkab masih berutang Rp 8,5 miliar peruntukan itu!

BREAKINGNEWS: Pemkab Karimun Bayarkan THR PNS dan Tenaga Honorer! Bupati Ngaku Masih Berutang!
tribunbatam/elhadif putra
Suasana penyerahan THR buat PNS dan tenaga honorer di Pemkab Karimun, Kamis (31/5/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN-Pemkab Kabupaten Karimun membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2018 seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), tenaga honorer dan tenaga insentif di jajarannya.

Hal ini ditandai dengan penyerahan THR secara simbolis oleh Bupati Karimun, Aunur Rafi, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dan Sekda Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah di Gedung Nilam Sari, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Karimun, Kamis (31/5/2018) siang.

Baca: Dengar Ancaman Hukuman Mati, Wajah Komplotan Sabu Batam-Madura Tertangkap di Bintan Langsung Panik!

Baca: Ngeri Bandit Curas di Batam! Jika Korban Tidak Mau Serahkan Uang, Pelaku Setrum Korban!

Baca: Heboh Kasus di Temburun! Pelaku Pamerkan Alat Vital ke Korban, Polisi Anambas Periksa 5 Orang!

Rafiq menjelaskan THR yang dikeluarkan pemerintah daerah telah berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP).

"Adanya PP yang baru ini semakin memperkuat dasar hukum kita memberikan THR bagi pegawai negeri dan tenaga kontrak, yang dianggap sama dengan gaji 14," katanya.

Suasana penyerahan THR buat PNS dan tenaga honorer di Pemkab Karimun, Kamis (31/5/2018)
Suasana penyerahan THR buat PNS dan tenaga honorer di Pemkab Karimun, Kamis (31/5/2018) (tribunbatam/elhadif putra)

Untuk total anggaran THR yang dikeluarkan bagi sekitar 7.000 PNS, tenaga honorer dan tenaga insentif pada bulan Juni ini mencapai Rp 43 miliar.

Bagi masing-masing PNS menerima satu bulan gaji, untuk tenaga honorer menerima sebesar Rp 1 juta dan tenaga insentif sebesar Rp 750.000.

Jumlah ini belumlah keseluruhan dari total THR yang harus diterima oleh para pegawai. Pemerintah Daerah masih belum membayarkan Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) atau Kesra para pegawai.

Baca: Heboh Kutukan Keluarga Bruce Lee! Inilah 3 Misteri di Balik Kematian Bruce Lee dan Sang Putra!

Baca: Wow! Andre Taulany Unggah Video Cuci Koleksi Motor, Netizen Heboh Lihat Benda di Belakang!

Baca: Mengejutkan! Inilah 5 Buah Penghilang Karang Gigi Sekaligus Pemutih Gigi! Mentimun Paling Dahsyat!

Selain itu, THR yang harusnya diterima oleh masing-masing tenaga kontrak sebesar Rp 1,5 juta dan bagi tenaga insentif antara Rp 1 juta hingga Rp 1,2 juta.

Rafiq menyampaikan kekurangan tersebut menjadi utang daerah yang akan dibahas di APBD Perubahan nanti. Ia menyebutkan total yang belum dibayarkan untuk itu sekitar Rp 8,5 miliar.

"Ini karena melihat dari kemampuan keuangan daerah. Dalam PP tersebut ada pasal yang menyatakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan kita tidak mendapatkan transfer dana dari pusat," terangnya. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help