Keluarga Korban Gempa Mengaku Ditelepon Agen, Minta Biaya Pemulangan Jenazah Rp 80 Juta

Korban tewas diidentifikasi sebagai Siti Nur Ismawida Ismail(30), satu dari 18 warga Malaysia yang hendak mendaki Gunung Rinjani.

Keluarga Korban Gempa Mengaku Ditelepon Agen, Minta Biaya Pemulangan Jenazah Rp 80 Juta
TWITTER/HUMAS BNBP
Gempa 6,4 SR di Laut Lombok, Minggu (29/7/2018) pagi 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia akan membawa pulang jenazah warga negaranya yang tewas dalam musibah gempa di Lombok pada Minggu (29/7/2018).

Hal itu disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Azizah Wan Ismail kepada media setempat.

Korban tewas diidentifikasi sebagai Siti Nur Ismawida Ismail(30), satu dari 18 warga Malaysia yang berada di sebuah misi pendakian Gunung Rinjani.

Korban tersebut meninggal dunia terkena reruntuhan puing bangunan, sementara enam orang lain dilaporkan terluka.

Wan Azizah, yang juga Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR), mengatakan, Nur Ismawida adalah anggota PKR dari Desa Pandan, Kuala Lumpur.

"Pemerintah Malaysia akan berusaha untuk segera membawa pulang jenazahnya," katanya dalam unggahan di Twitter, Minggu (29/7/2018).

Baca: Keluarga Warga Malaysia yang Tewas Akibat Gempa Lombok Belum Dapat Informasi Resmi

Baca: 333 Pendaki Gunung Rinjani Terjebak. Longsor Pasca-Gempa Lombok. Satu Pendaki Tewas

Baca: VIDEO. 18 Turis Malaysia Jadi Korban Gempa di Lombok, Satu di Antaranya Tewas

Baca: Update Gempa 6,4 SR di Lombok: 14 Meninggal Dunia, 164 Luka-luka dan Ribuan Rumah Rusak

Hanya saja, keluarga Nur Ismawida hingga Minggu petang belum  mendapat pemberitahuan apapun dari pemerintah terkait musibah tersebut.

Ayah korban, Ismail Abdul Raffar (62) kepada Kantor Berita Bernama mengatakan, hingga pukul 18.00 malam, belum ada pihak kedutaan Malaysia di jakarta atau Kementerian Luar Negeri yang menghubungi mereka.

Ia berharap pemerintah menghubungi mereka termasuk memberi panduan, apakah pihak keluarga akan ikut dalam identifikasi jenasah atau tidak.

"Jika benar korban anak saya, saya harap pihak terkait membantu mempercepat proses pemulangan jenazah ke Malaysia," katanya di kediaman anaknya di Taman Sungai Besi Indah, Seri Kembangan, Kuala Lumpur, Minggu malam.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help