Sempat Viral, Begini Pengakuan Bule yang Tampar Petugas Imigrasi di Bandara Ngurah Rai

Wanita asal Inggris Auj-e Taqaddas (42) mendadak jadi sorotan usai videonya viral di media sosial terkait perbuatannya yang menampar petugas imigrasi

TRIBUNBATAM.id - Wanita asal Inggris Auj-e Taqaddas (42) mendadak jadi sorotan usai videonya viral di media sosial. 

Dia rencananya menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (3/8/2018) terkait perbuatannya yang menampar petugas imigrasi Bandara Internasional Ngurah Rai, Badung, Ardyansyah (28).

Baca: Menolak Lepas Niqab, Wanita Ini Didenda Rp2,3 Juta oleh Pemerintah Denmark

Baca: Viral! Jauh-jauh dari Medan ke Bali, Ibu Ini Tak Diakui Anaknya yang Menikahi Bule

Tribun-Video.com melansir TribunBali.com, Sabtu (4/8/2018), peristiwa penamparan itu terjadi pada Sabtu (28/7/2018).

Namun sidang Jumat (3/8/2018) dibatalkan karena ada berkas yang belum lengkap.

"Tidak ada yang memberi tahu saya mengapa hari sidang diganti. Tidak ada yang memberi tahu saya apa yang belum lengkap dalam berkasnya sehingga sidang tidak bisa dilakukan," katanya seperti dikutip dari Tribun-Bali.com.

Saat bertanya, Auj-e Taqaddas mengatakan, mereka hanya menjawab jika ada berkas yang belum lengkap, tetapi tidak disebutkan berkas apa.

"Apa yang harus saya lakukan sekarang? Saya terjebak sekarang di sini. Saya sendirian tidak ada keluarga saya, dan tidak ada yang mendengarkan saya. Saya ingin pulang sekarang," ucapnya.

Terkait permasalahan visa miliknya yang sudah overstay, dia mengaku sadar dan telah berusaha berkoordinasi dengan pihak imigrasi.

Baca: Bule Tampar Petugas Imigrasi karena Denda Rp57 Juta. Hotman Paris: Jebloskan Penjara dan Deportasi!

"Saya sudah sering bertanya ke imigrasi. Saya sudah mengirimkan email, terkait overstay. Begitu juga ke imigrasi Jakarta tapi tidak ada respons. Tidak ada yang memberikan informasi pada saya. Tiga jam saya menunggu di imigrasi Jakarta. Bicara pada petugas di sana," terangnya.

Sementara itu, dia mengatakan, menampar petugas imigrasi karena menganggap mereka tidak profesional.

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help