Mabuk Miras, Pria Ini Nekat Cabuli Remaja di Kamar Kos

Seorang pria beristri nekat mencabuli remaja berusia 16 tahun yang tak lain adalah tetangga kamar kosnya. Pria tersebut mengaku sedang mabuk.

Mabuk Miras, Pria Ini Nekat Cabuli Remaja di Kamar Kos
dok
ilustrasi pencabulan, pelecehan seksual 

TRIBUNBATAM,id.BATAM - Kemri alias Begal (23), warga Mitra Mall diamankan oleh Polsek Batuaji dengan dugaan melakukan pencabulan terhadap HM (16) hingga korban mengandung dan melahirkan anak.

Kemri nekat melakukan pencabulan terhadap HM akibat terpengaruh minuman keras di salah satu pujasera yang ada di daerah Batuaji.

"Kejadiannya sudah lama Desember 2017 lalu, saat itu saya minum di puja sera di Batuaji, HM salah satu pekerja di sana dan HM tetangga saya di kos-kosan yang ada di Mitra Mall," kata Kemri.

Kemri mengaku, saat dia menghampiri HM yang kamarnya bersebelahan dengan kamar kosnya, tidak ada masalah. "Dia mau saja," kata Kemri.

Akibat kejadian tersebut HM mengandung dan anak yang dikandungnya meninggal dalam kandungan sehingga harus masuk rumah sakit pada Juli 2018 lalu.

Orangtua HM yang tidak terima dengan kejadian tersebut membuat laporan ke Polsek Batuaji.

Baca: BREAKINGNEWS. Beredar Informasi TL, Kapolda Kepri Akan Diganti. Ini Calon Penggantinya

Baca: Hilang saat Menyelam di Papua, Teman Akiat Berharap Ada Keajaiban

Baca: Lira Turki Sempat Tembus 7 per Dollar AS

Di tempat terpisah, Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe menuturkan, pelaku diamankan oleh Polsek Batuaji di depan Polresta Barelang 24 Juli 2018 lalu.

"Penyidikannya sedikit lama karena kondisi korban masih sedang dalam pemulihan," kata Syafruddin.

Kapolsek Batuaji menambahkan, pelaku sudah memiliki istri dan satu anak, namun karena pengaruh minuman keras pelaku nekat melakukan pencabulan.

"Di sisi lain kita sangat miris melihat kasus ini, pasalnya korban sendiri sudah tidak sekolah dan bekerja di pujasera," kata Syafruddin.

Dia juga mengatakan, dari hasil pengembangan pelaku dan korban sudah sering bertemu di Pujasera. "Inilah yang membuat kita sangat miris,"kata Syafruddin.

Dia juga mengimbau warga Batuaji agar memperhatikan anak-anak mereja terlebih dari teman teman di sekitarnya.

"Sekarang ini anak mudah terpengaruh, jadi orangtua harus mengawasi anaknya terlebih dari pergaulan mereka," kata Syafruddin. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved