VIDEO: Seorang Bapak Tewas Setelah Berkelahi dengan Anaknya. Begini Kronologi versi Warga

Bapak dan anak ini kerap berkelahi tanpa alasan yang sebab yang jelas. Warga sekitar juga mengaku tidak kaget kerap terjadi cekcok

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Bapak dan anak ini kerap berkelahi tanpa alasan yang sebab yang jelas. Usut punya usut ternyata pelaku Apra diketahui megalami gangguan jiwa.

Warga sekitar juga mengaku tidak kaget kerap terjadi cekcok di keluarga tersebut.

Baca: BREAKINGNEWS. Berkelahi dengan Anaknya, Seorang Bapak di Tanjungpinang Dikabarkan Tewas

Baca: Penjelasan Polisi Terkait Seorang Bapak Tewas Setelah Berkelahi Dengan Anaknya

Baca: Istrinya Terus Minta Uang, Seorang Pria di Honduras Ini Berpura-pura Mati

"Ia anak korban ini sudah sering cekcok. Karena memang agak sakit orangnya. Sudah bertahun-tahun juga setelah ditinggal istri," kata tetangga korban yang ikut berkerumun dilokasi kejadian.

Salah seorang saksi mata kejadian tersebut Yasmin mengaku sempat melihat korban di tendang dan saling pukul memukul. Karena korban berusia lebih tua kalah duel dengan Apra.

"Tadi di sana pukul-pukul. Pindah lagi ke pokok kayu itu di sana sudah gak gerak. Warga sudah lerai dan langsung bawa ke rumah sakit," kata Yasmin.

Korban sempat mengeluarkan darah akibat benturan di dinding pagar rumah tak jauh dari parit. Korban sempat menghindar namun pelaku terus mengejar dan melayangkan pukulan. Jarak antara rumah korban dan TKP pemukulan hanya kurang dari 50 meter.

Sejumlah anggota polisi dari Polres Tanjungpinang di rumah korban melakukan olah TKP, Selasa (14/8/2018)
Sejumlah anggota polisi dari Polres Tanjungpinang di rumah korban melakukan olah TKP, Selasa (14/8/2018) (TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA)

"Sempat dipukul atau di tendang. Jatuh dan gak gerak. Karena sudah tua. Kejadian cepat juga," ungkapnya.

Simak video diatas! (Tribun Batam/ Wahib Waffa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved