Batam Terkini

PDIP Minta KPU Batam Jelaskan 4560 Data Pemilih Dihapus. Jumlah TPS pun Ikut Menyusut

Kami tidak melihat diri kami sebagai Kader PDIP, tetapi kalau sudah di tetapkan DPT namun ada warga belum terdaftar, yang rugi masyarakat juga

PDIP Minta KPU Batam Jelaskan 4560 Data Pemilih Dihapus. Jumlah TPS pun Ikut Menyusut
TRIBUNBATAM/DEWANGGA RUDI SERPARA
Perwakilan Parpol dalam rapat terbuka KPU Batam terkait Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPSHP) di Hotel Harmoni One, Senin (20/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Dihapusnya data pemilih sebanyak 4560 suara, dikesalkan Partai Politil (PArpol) yang hadir dalam arapat pleno terbuka Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPSHP) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam di Hotel Harmoni One, Senin (20/8/2018).

Salah satunya disampaikan Partai Domekrasi Indonesia Pejuangan (PDIP) Kota Batam. Datta-data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) yang disampaikan dalam rapat pleno tersebut tidak dijelaskan dengan rinci oleh KPU Batam.

Sekretaris DPC PDIP Kota Batam, Ernawarti mengatakan, meminta KPU Batam menjelaskan secara detail data-data yang dianggap TMS dan dicoret dari DPSHP.

"Kami tidak melihat diri kami sebagai Kader PDIP, tetapi kalau sudah di tetapkan DPT namun ada warga belum terdaftar, yang rugi masyarakat juga. Karena hak pilihnya di rampas. Kami minta sejak awal dari pleno DPS ke DPSHP data-data yang TMS di presentasikan secara detail, atau memberikan ke tiap parpol nama yang dicoret tersebut," katanya.

Ernawati menyebutkan, sejak rapat pleno dari DPS ke DPSHP KPU Batam tidak merespon apa yang kami sampaikan dalam rapat yang di laksanakan di Harris Hotel. Minggu (22/7/2018) lalu.

"Sejak rapat pleno DPS ke DPSHP kemarin kan kami sudah menyampaikan ke KPU Batam untuk secara detail data yang TMS tersebut disampaikan. Namun kalau aspirasi kami hanya sampai di atas sebuah kertas tidak ada gunanya," katanya.

Baca: KPU Batam Hapus 4560 Data Pemilih, Bawaslu Sebut DPTb Khusus Untuk Pendatang

Baca: Pemilih Pemilu di Tanjungpinang Bertambah. Ternyata Jumlahnya Cukup Fantastis

Baca: Diam-diam Satgas 115 Tenggelamkan Kapal Nelayan Asing. Ini jumlah kapalnya

Sementara Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan, ribuan data TMS yang di sampaikan pada rapat pleno di Harris Hotel beberapa waktu lalu sudah di konfirmasi kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam.

"1096 data TMS hasil pleno di Harris Hotel (22/7/2018) sudah kami sampaikan ke Disdukcapil. Tidak seluruhnya bisa kita masukkan ke daftar pemilih. Mengacu pada aturan PKPU 11 tahun 2018, hanya 632 data yang bisa kita masukkan. Jadi yang TMS itu ada 464 data hasil konfirmasi Disdukcapil," ujarnya.

Syahrul berharap Pemilu Indonesia tahun 2019 dapat berjalan dengan baik. Penyusutan TPS di lakukan karena penyesuaian dengan kondisi geografis wilayah.

"KPU Batam juga berharap Pemilu 2019 dapat terlaksana dengan baik. Penyusutan TPS dari 2950 menjadi 2923 kami lakukan untuk menyesuaikan kondisi geografis. Jadi tidak ada pengurangan data untuk Penyusutan TPS yang kami lakukan, data dari TPS yang kami susutkan tersebut kami gabungkan dengan TPS lainnya," katanya.(drs)

Penulis: Dewangga Rudi Serpara
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved