Inilah Isi Fatwa MUI Pusat Terkait Vaksin Measles dan Rubella yang Sudah Diterima MUI Kepri.

Titik terang itu menyusul fatwa MUI tentang penggunaan vaksin MR produk dari Serum Intitute of India untuk imunisasi per 20 Agustus 2018

Inilah Isi Fatwa MUI Pusat Terkait Vaksin Measles dan Rubella yang Sudah Diterima MUI Kepri.
Logo Majelis Ulama Indonesia 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Polemik seputar pemberian vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada masyarakat akhirnya menemui titik terang.

Titik terang itu menyusul fatwa MUI tentang penggunaan vaksin MR produk dari Serum Intitute of India untuk imunisasi per 20 Agustus 2018.

Sekretaris MUI Kepri Edi Syafrani mengaku sudah menerima fatwa tersebut.

Baca: MUI Kepri Keluarkan Edaran Penundaan Vaksin Campak dan Rubella Sampai Ada Sertifikat Halal

Baca: 151 Hewan Kurban Tidak Layak, DP3 Tanjungpinang Pantau Penyembelihan Kurban

Dia kemudian memastikan vaksin MR sudah bisa dilanjutkan.

"Kami sudah menerima fatwa itu. Kalau demikian, vaksin MR sudah bisa dilanjutkan," kata Edi kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (21/8) pagi.

Persyaratan serupa disampaikan oleh kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana.

Dia mengaku sudah mendapat juga surat edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia berperihal dukungan pelaksanaan vaksinasi MR fase II.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada 395 bupati dan wali kota se-Indonesia.

"Saya kira dengan dasar fatwa MUI dan Surat Mendagri sudah sangat jelas, bahwa vaksinasi tidak boleh dihentikan. Saya menghimbau jajaran kesehatan untuk meneruskan vaksinasi MR dan semua elemen baik pemerintah dan masyarakat mendukung vaksinasi MR ini," ungkap Tjetjep.

Adapun isi fatwa MUI tersebut sebagai berikut:

Halaman
123
Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help