KEPRI TERKINI

Soal Hilangnya Plat Baja, Nurdin: Saya Maafkan Tapi Hukum Harus Tetap Berjalan

Namanya diseret dalam kasus hilangnya plat baja milik Pemprov Kepri, Nurdin Basirun mengaku memilih memaafkan.

Soal Hilangnya Plat Baja, Nurdin: Saya Maafkan Tapi Hukum Harus Tetap Berjalan
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Lokasi sisa besi baja proyek jembatan Dompak yang hilang 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Kasus raibnya plat-plat baja senilai miliaran rupiah di lokasi Jembatan I Pulau Dompak Tanjungpinang sempat menyeret nama Gubernur Kepri H Nurdin Basirun.

Andi Cori Fatahudin dan kawan-kawan mengaku mendapat persetujuan dari Nurdin sebelum mengambil dan menjual plat-plat baja tersebut.

Terkait namanya dibawa dalam kasus ini, Nurdin memilih untuk memaafkan mereka yang menyeret namanya. Namun, dia tetap bersikap tegas dalam kasus raibnya plat-plat baja tersebut.

"Kalau soal nama saya dibawa, saya maafkan saja. Tetapi proses hukum tetap berjalan," ungkap Nurdin kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (21/8/2018) siang.

Nurdin menegaskan tidak pernah berbicara tentang plat-plat baja itu dengan Cori dan kawan-kawan apalagi menyuruh mereka untuk menjualnya.

Baca: Gara-gara Ayam, Dua Ibu Rumah Tangga Adu Jotos dan Saling Jambak

Baca: Tahun Ini DPRD Kepri Sumbang 4 Ekor Sapi Kurban

Baca: Pekan Depan, Satpol PP Batam Bakal Tertibkan 27 Kios Liar. Ini Lokasinya!

Dia memastikan hanya disuruh oleh Cori dan kawan-kawan untuk meninjau lokasi di mana ada tumpukan plat-plat baja.

Lokasi itu akan dibangun menjadi resor yang investornya didatangkan oleh Cori. Nilai investasi yang ditanam di lokasi tersebut mencapai Rp 350 miliar.

"Kami turun meninjau lokasi tapi kami tidak bicara soal jual plat-plat baja itu," timpal Nurdin.

Kasus raibnya plat-plat baja mencuat belakangan ini. Awalnya Cori dan seorang kawannya Julianta membantah sudah mengambil dan menjual barang ini.

Namun, Syaiful, kawan Cori lainnya dalam satu tim justru mengungkapkan plat-plat baja ini sudah dijual oleh tim Cori.

Uang hasil penjualan mencapai ratusan juta dan disimpan oleh staf keuangan Cori.

Mendengar pengakuan Syaiful, Cori akhirnya mengaku sudah menjual plat-plat baja itu.

Namun, dia memastikan uang hasil penjualan tidak mencapai Rp 4,49 miliar sebagaimana dipaparkan oleh Dinas PU Kepri.  (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi Rabu 22 Agustus 2018

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved