BINTAN TERKINI

Cuaca Panas Bikin Volume Air Waduk Sei Pulai Turun Drastis, Ini Kondisinya

penyusut volume air belum mempengaruhi pasokan ke rumah warga. Tetap melakukan operasional selama 24 jam dengan produksi 180 liter per detik

Cuaca Panas Bikin Volume Air Waduk Sei Pulai Turun Drastis, Ini Kondisinya
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Kondisi air yang ada di Waduk Sei Pulai terus menyusut akibat cuaca panas yang melanda Bintan beberapa hari ini 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN–Sudah sepekan lebih, cuaca Bintan panas. Mendung kadang muncul, tapi jarang menurunkan hujan. Keadaan itu mempengaruhi kondisi air di Waduk Sei Pulai. Permukaan air jadi menurun drastis.

Waduk Sei Pulai merupakan sumber air bersih masyarakat pulau Bintan ini. Kondisi airnya banyak tergantung dengan guyuran hujan.

Waduk ini sejak era pembabatan lingkungan hutan di sekitarnya marak, kondisi airnya tidak seperti dulu lagi. Hasilnya, tinggi rendahnya hujan sangat mempengaruhi ketersediaan air.

Kasi Produksi PDAM Tirta Kepri Abdur Razak, membenarkan, cuaca panas belakangan ini mempengaruhi kondisi air waduk Sei Pulai.

Pemeriksaan petugas atas waduk, permukaan airnya menurun. Terjadi penyusutan volume air sebanyak 40 centimeter dari ketinggian normal 3 meter.

“Saat ini ketinggian air jadi 2 meter 60 cm, menurut 40 cm," Kata Abdur Razak, Minggu (26/8/2018).

Baca: Kepala BNNP dan Gubernur Kepri Optimis Perangi Narkoba. Kedatangan Kaesang Beri Dampak Positif

Baca: Rudi Apresiasi Kaesang Berinvestasi di Batam, Kalau Sang Pisang Gartis Lebih Enak Lagi

Baca: VIDEO: Kaesang Pangarep Hadiri Deklarasi Hidup Sehat Tanpa Narkoba di Engku Putri Batam

Kabar baiknya, penyusut volume air belum mempengaruhi pasokan ke rumah-rumah warga. Pihaknya akan tetap melakukan operasional selama 24 jam dengan produksi 180 liter per detik.

Hingga saat ini, belum ada keluhan pelanggan terkait pasokan air yang dialirkan dari waduk ke rumah mereka. Kualitas air pun masih seperti biasa.

Jumlah pelanggan PDAM Tirta yang kebutuhan air bersihnya dipasok dari Waduk Sei Pulai yakni 19 ribuan. Sekitar 17 ribuan pelanggannya berada di Tanjungpinang, sedangkan yang di Bintan ada 2 ribuan. Mereka tersebar di Kijang, Bintan Timur dan Tanjunguban, Bintan Utara.

“Sjauh ini, kita pastikan para pelanggan kita ini belum komplain kalau pasokan air ke rumah mereka ada bermasalah. Kita berharap, dalam waktu dekat bisa turun hujan lebat biar volume air kita kembali normal 3 meter,” kata Razak.(min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help