Roro Fitria Menangis: Saya Sudah Nggak Kuat Hidup di Penjara

Artis Roro Fitria tak mampu membendung air matanya usai menjalani persidangan kasus narkoba yang menjeratnya di PN Jakarta Selatan

Roro Fitria Menangis: Saya Sudah Nggak Kuat Hidup di Penjara
Kompas,.com/Ira Gita
Roro Fitria menangis usai persidangan kasus narkoba di PN Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018). 

Penulis : Ira Gita Natalia Sembiring

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Artis Roro Fitria tak mampu membendung air matanya usai menjalani persidangan kasus narkoba yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018).

"Saya sudah enggak kuat hidup di penjara," kata Roro sambil berjalan keluar dari ruang persidangan.

Roro juga merasa kecewa karena sidang kasusnya ditunda setelah hakim menolak ibu Roro, Raden Retno Winingsih, menjadi saksi dalam sidang itu.

Ketua majelis hakim, Irwan, mengatakan Retno tidak boleh menjadi saksi karena selalu hadir dalam setiap sidang Roro.

"Kalau dia mau jadi saksi jangan duduk di sini. Saya lihat setiap persidangan ada di sini. Atau mau saya beri kesempatan yang lain?" ucap Irwan dalam persidangan.

Baca: Roro Fitria Jadi Guru Vokal di Rutan Pondok Bambu, Kata Kuasa Hukumnya

Baca: Hilangnya Uang Rp 1 Miliar di Rekening Pribadi Roro Fitria Jadi Perhatian Hakim

Baca: Ditanya Hakim Soal Ada Transaksi Rp 1,1 Miliar dari Rekeningnya, Ini Jawaban Roro Fitria

"Jadi saksi itu enggak boleh ada di persidangan sebelumnya. Walaupun diam saja, saya yakin dia dengar. Setiap persidangan ibu ini ada di sini. Ada saksi yang lainnya?" sambungnya.

Roro ditangkap di rumahnya di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018) ketika sedang menunggu pesanan sabu dari YK dengan perantara seorang pria berinisial nama WH.

Ketika itu Roro memesan sabu seberat dua gram dengan harga Rp 4 juta dan Rp 1 juta untuk jasa kurir.

Ia mengatakan bahwa sabu tersebut akan ia gunakan untuk merayakan Hari Valentine bersama sejumlah rekannya yang juga artis.

Dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika tersebut Roro Fitria dijerat dengan pasal berlapis.

Ketiga pasal itu adalah Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika (menyimpan, menguasai, dan memiliki), Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (penyalahgunaan), dan Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (pemufakatan jahat).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sambil Menangis, Roro Fitria Mengaku Sudah Tak Kuat Hidup di Penjara"

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved