Kekuatan Militer Rusia-China Bersatu, AS dan NATO Langsung Waspada. Roh Perang Dingin Bangkit?

Lebih dari 300 ribu personel militer dan 1.000 pesawat tempur serta 36 ribu kendaraan tempur lapis baja akan dilibatkan dalam latihan gabungan.

Kekuatan Militer Rusia-China Bersatu, AS dan NATO Langsung Waspada. Roh Perang Dingin Bangkit?
Persiapan latihan Rusia China 

TRIBUNBATAM.id - Kekhawatiran AS akan bersatunya kekuatan militer Rusia dan China sehingga bisa membangkitkan ‘roh Perang Dingin’ rupanya terjadi.

Menurut kantor berita Rusia TASS News Agency, dalam waktu dekat, sekitar 11-15 September 2018, pasukan Rusia dan China akan menggelar latihan perang besar-besaran bersandi Vostok-2018.

Sebanyak lebih dari 300 ribu personel militer dan lebih dari 1.000 pesawat tempur serta 36 ribu kendaraan tempur lapis baja akan dilibatkan dalam latihan gabungan.

Latihan ini ditujukan untuk mematangkan taktik pertempuran baik di darat, laut, maupun udara.

Baca: Bikin Sewot AS, Turki Bekerja Sama dengan Rusia-China Produksi Pesawat Siluman

Baca: Iran Pamerkan Jet Tempur Siluman Produk Sendiri dan Siap Melawan AS

Baca: Kesal Sama Mesin Pencari Google, Donald Trump Ancam Lakukan Investigasi

Latihan perang dengan mempraktikkan beragam strategi tempur itu memang langsung membuat negara-negara anggota NATO dan militer AS menjadi waspada.

Pasalnya militer Rusia dan China yang sepakat menggelar latihan perang bersama jelas telah membangkitkan Perang Dingin.

Karena pada kenyataannya, saat ini selain telah berkoalisi dengan China, Rusia juga telah berkoalisi dengan Iran, Turki, dan Suriah.

Koalisi Rusia itu secara tak sengaja telah membentuk kekuatan militer Blok Timur dan tinggal menunggu waktu saja untuk berhadapan dengan pasukan NATO dan AS (Blok Barat).

Apalagi medan perang untuk bertemunya kedua pasukan itu telah tercipta, yakni di front Eropa Timur (Ukraina), Laut Hitam, dan front Suriah.

Namun, untuk mengurangi ketegangan dan kecurigaan dari pihak NATO, Presiden Rusia Vladimir Putin sudah memberi tahu NATO bahwa latihan militer Rusia-China itu merupakan ‘latihan biasa’.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help